Hati Yang Sempurna

DI 07112019

1 Tawarikh 29:19 KJV
And give unto Solomon my son a perfect heart, to keep thy commandments, thy testimonies, and thy statutes, and to do all these things, and to build the palace, for the which I have made provision.

  • Dan berikan pada Salomo, anakku, sebuah hati sempurna, untuk memelihara perintah-perintah-Mu, kesaksian-kesaksian-Mu, dan ketetapan-ketetapan-Mu, dan untuk melakukan segala hal-hal ini, dan untuk membangun tempat itu, yang mana aku telah aku jadikan ketetapan.

Mendoakan masa dpn anak tentu dilakukan semua org tua pd umumnya, namun hal yg penting adalah bgmna mrka nantinya tetap dlm keadaan yg baik, dan ini ditentukan oleh keadaan hati mrka.

Daud paham bhw apa yg sdh dia ajarkan pd Salomo, anaknya, akan membw hasil yg baik. Salomo memang pasti akan menjd raja, tp selanjutnya setelah dia mati, Daud paham bhw semua tergantung pd hati Salomo sndri. Krna itulah dia minta pd Tuhan agar Tuhan memberikan hati yg sempurna spya keadaan Salomo dan bangsa Israel tetap dlm keadaan yg luar biasa baiknya. Ini terbukti ketika Salomo telah tua, hatinya dicondongkan pd berhala oleh krna istri-istrinya, akibatnya kerajaan Israel terpecah menjd dua.

Apa itu hati yg sempurna? Kata sempurna dlm ayat ini adalah ‘shâlêm’ yg berarti lengkap (complete), aman (safe), penuh damai (peaceful), utuh (whole), tanpa luka (unharmed). Hati yg sempura berarti hati yg lengkap, tdk ada yg hilang, aman dr yg bs merusak hati, dipenuhi damai sejahtera, utuh artinya tdk terbagi-bagi utk yg lain, tdk ada luka hati. Hati spt ini tdk bs dibuat oleh manusia itu sndri, hanya Tuhan saja yg sanggup mengadakannya. Sehebat-hebatnya kita sndri menjaga hati kita, tetap saja bs terjd sesuatu yg buruk terhadap hati kita. Jgn sombong, kita perlu bantuan Tuhan dlm menjaga hati kita dr segala yg jahat.

Jgn lupa mendoakan hati anak-anak kita, bkn hanya utk masa dpn yg baik, tetapi jg spya mrka bs tetap menjd pelaku firman dan tetap dlm keadaan baik hingga akhir hidup mrka.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.