Mempercayai Doa Kita

DI 09112019

Matius 21:22 KJV
And all things, whatsoever ye shall ask in prayer, believing, ye shall receive.

  • Dan segala sesuatu, apapun yang akan kamu minta dalam doa, mempercayainya, kamu akan menerimanya.

Memahami ayat ini diperlukan kedewasaan rohani krna jika salah dlm memahami maka kita berpikir semua yg kita minta dlm doa pasti kita akan terima hasilnya.

Kata ‘believing’ dlm bhsa aslinya adalah ‘pisteuoÌ„’ yg berarti untuk memiliki iman (to have faith), berkomitmen utk percaya (commit to trust). Jd setelah kita minta sesuatu pd Tuhan di dlm doa kita, ada hal yg hrs kita kerjakan lg sblum nantinya kita menerima apa yg kita minta pd Tuhan, yaitu kita hrs paham bahwa jedah wkt antara doa dan hasil doa kita, Tuhan ingin kita memiliki iman selama jedah wkt tersebut. Spt saat sekolah, belajar dan lulus hrs ada proses ujiannya. Jd jedah wkt sblum kita menerima hasil doa kita, itulah masa ujian terhadap iman kita. Jd bkn spt sesuatu yg instant, minta lgsg dpt hasilnya.

Bgmna utk kita memiliki iman? Salah satunya dg berkomitmen utk percaya sekalipun blm melihat buktinya. Ini spt kita percaya Tuhan sanggup menyembuhkan dan nantinya dg kuasa itu kita akan alami kesembuhan dr Tuhan. Jd tdk boleh ada keraguan akan Tuhan sedikitpun. Jgn tinggalkan doa kita bgtu saja, tetap mempercayainya, Tuhan ingin kita memiliki iman dg berkomitmen utk tetap percaya. Doa itu spt menanam benih pohon dan nantinya kita akan menikmati buahnya. Pohon hrs dirawat, maka doa kitapun perlu kita ‘kawal’ trs menerus dg iman kita. Tp ingat, tdk perlu mengulang-ulang doa kita berkali-kali, itu bkn bukti kita memiliki iman.

Apa yg pernah kita doakan tp blm trma hasilnya, mgkin krna kita tdk beriman dan tdk berkomitmen utk terus percaya. Jgn ragukan Tuhan, bagian kita adalah mengawal doa kita hingga kita menerima dr Tuhan sbg jwban doa kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.