Menasehati dan Memperingatkan

DI 03012020

Roma 15:14 KJV
And I myself also am persuaded of you, my brethren, that ye also are full of goodness, filled with all knowledge, able also to admonish one another.

  • Dan aku sendiri juga diyakinkan olehmu, saudaraku, bahwa kamu juga penuh dengan kebaikan, dipenuhi dengan segala pengetahuan, mampu juga untuk menasehati satu sama lain.

Menasehati merupakan satu jenis kebaikan yg bs kita lakukan terhadap sesama, tp utk bs menasehati kita perlu memiliki kebaikan dan pengetahuan yg memadai.

Kata ‘admonish’ dlm bhsa aslinya adalah ‘noutheteò„’ yg berarti menasehati, memperingatkan, mendorong. Jd bila disederhanakan menjd menolong seseorg utk kembali pd ‘track’ yg benar dan seharusnya dijalani. Kadang oleh situasi yg menekan, seseorg bs kehilangan akal sehat dan tdk lg peduli dg suara hati nuraninya sndri, akibatnya bs mengambil keputusan yg salah, bertindak di luar batas kebenaran dan kewajaran, bahkan bs sampai kehilangan iman pd Tuhan. Di sinilah peran kita sbg saudara dlm Tuhan utk menasehati, mengingatkan dan mendorong mrka utk kembali pd jalur Tuhan dan trs maju bergerak, tdk mundur atau gentar.

Semua ini bs kita lakukan jika kita memiliki penuh kebaikan dan dipenuhi dg semua pengetahuan, tentu ini disesuaikan dg kapasitas yg kita miliki masing-masing. Org yg baik pasti memperhatikan keadaan org lain yg ada di sekitarnya dan berpikir bgmna bs menolong jika dibutuhkan. Utk menjd saluran berkat dr Tuhan, kita tdk boleh menjd egois atau eksklusif dlm bergaul, kita hrs membangun komunikasi dg org lain. Tdk cukup pny niat baik, tp jg hrs berpengetahuan bnyk, spya nasehat, peringatan dan dorongan yg kita berikan itu betul-betul sesuai dg yg mrka perlukan, jgn sampai justru nanti salah dlm menasehati, org lain malah terperosok lebih buruk dr sblumnya, salah ambil keputusan dan salah jalan.

Kita hrs tulus artinya penuh kebaikan tp jg hrs cerdik yaitu pny bnyk pengetahuan. Jadilah saluran berkat dr Tuhan di manapun kita berada.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.