Mengikuti Imajinasi

DI 04012020

Yeremia 16:12 KJV
And ye have done worse than your fathers; for, behold, ye walk every one after the imagination of his evil heart, that they may not hearken unto me:

  • Dan kamu telah melakukan yang lebih buruk daripada nenek moyangmu, karena, lihatlah, kamu berjalan setiap orang mengikuti imajinasi hatinya yang jahat, supaya mereka tidak mendengar pada Aku.

Hati seseorg yg awalnya baik, bs berubah menjd hati yg jahat, akibatnya adalah tdk lagi mau mendengarkan Tuhan dan bertindak sangat buruk dan jahat.

Ternyata hati yg jahat itu berimajinasi, membayangkan sesuatu yg biasanya tdk terkendali. Dlm bhsa aslinya kata ‘imagination’ adalah ‘sherı̂yrûth’ yg berarti sikap keras kepala (stubborness), kekerasan (hardness), kebandelan (obstinacy), khayalan (imagination), nafsu (lust). Jd hati yg jahat itu suka berkhayal sesuatu yg bersumber dr nafsu, membuat org itu keras kepala, melakukan tindakan kekerasan dan bandel, sulit utk diperingatkan bahkan mengulangi kebodohan dan kejahatan yg sama berulang-ulang. Menghadapi org spt ini tentu saja sulit dan menghabiskan bnyk kesabaran yg kita miliki.

Hati yg jahat akan menghina Tuhan dan firman-Nya, menganggap bhw tdk perlu ada yg menasehatinya, mengajarinya, krna org itu sdh merasa dirinya benar dan ingin melakukan apapun yg dia mau tanpa boleh ada org yg protes atau menghalanginya. Perbuatannya pasti melawan kebenaran dan menyakiti org lain, hatinya tetap degil dan merasa tdk bersalah sedikitpun. Namun tentu saja Tuhan tdk tinggal diam melihat hal ini, Dia tetap akan spt seorg ayah yg mendidik anaknya dg penuh disiplin dan kasih, pasti ada hukuman yg diberikan namun hasilnya adalah pertobatan. Itulah mengapa kita harus menyerahkan pembalasan itu pd Tuhan, ada kemungkinan org itu utk bertobat.

Jaga hati spya jgn menjd hati yg jahat, biasanya krna penyembahan berhala dan mengikuti nafsu kedagingan kita. Pengendalian diri yg benar akan membuat kita mampu menjaga hati kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.