DI 01022020
Keluaran 7:6
Demikianlah diperbuat Musa dan Harun; seperti yang diperintahkan TUHAN kepada mereka, demikianlah diperbuat mereka.
Tugas Musa dan Harun sangatlah tdk mudah, yg mrka hadapi adalah penguasa Mesir dan para bawahannya, dan mrka sdh diberitahu bhw Tuhan akan mengeraskan hati Firaun, yg sukar menjd lebih sukar.
Kalau Tuhan yg perintahkan, mengapa Tuhan membuat keadaan semakin sulit? Mgkin kita pernah mengalami situasi spt ini, hingga akhirnya kita berpikir bhw sekalipun taat pd perintah Tuhan, namun keadaan tdk berubah dan hasilnya sama saja, tdk ada solusi dan terobosan. Baru sampai tulah ke-10 barulah Firaun terpaksa membolehkan bangsa Israel keluar dr Mesir, itupun nantinya bangsa Israel masih dikejar. Yg hrs kita pahami adalah Tuhan tdk pernah salah dlm memberi perintah dan tetap pegang kendali atas semua yg terjd. Lebih baik taat saja, hasilnya kita serahkan pd Tuhan, sekalipun menurut perkiraan kita itu sesuatu yg sia-sia.
Ketika kita taat pd perintah Tuhan, kita hrs lebih percaya pd perintah Tuhan drpd jalan pikiran kita sndri. Pikiran kita bekerja berdasarkan apa yg kita lihat, dengar dan rasakan, diolah sedemikian rupa shga melahirkan sebuah pandangan dan prediksi mengenai apa yg sdg terjd. Tetapi itu bs benar dan jg bs salah, prediksi bs benar atau justru meleset. Jd ketaatan pd Tuhan ada waktunya hrs mengabaikan logika yg kita miliki, meskipun mgkin kita tdk sepakat dg apa yg Tuhan perintahkan, lebih baik memilih utk taat krna Tuhan pasti sdh tahu apa yg akan nanti terjd. Ketaatan pasti tdk sia-sia, sekalipun butuh waktu panjang utk membuktikannya.
Jgn pernah ragu utk mentaati perintah Tuhan, ingatlah bhw hasil dr ketaatan selalu mendatangkan kebaikan dan kemuliaan pd akhirnya, ketaatan kita tdk sia-sia.