DI 04022020
1 Samuel 18:12
- Saul menjadi takut kepada Daud, karena TUHAN menyertai Daud, sedang dari pada Saul Ia telah undur.
Saul sebenarnya sadar bhw dia telah melakukan kesalahan di mata Tuhan dan akibatnya Roh Tuhan pergi meninggalkan dirinya shga penyertaan Tuhanpun tdk lg ada dlm hidupnya. Dia menjd takut pd Daud krna Daud disertai Tuhan.
Rasa takut bs bersumber dr berbagai hal, bs krna trauma masa lalu, krna stress berlebihan, krna diancam dan ditekan, dsbnya, ketika kita dikuasai ketakutan, maka pikiran dan hati kita menjd tdk lg murni, bs sampai kehilangan semangat hidup dan bertindak di luar akal sehat. Namun ada satu ketakutan yg hrs dimiliki oleh setiap org yaitu takut kehilangan penyertaan Tuhan dlm hidupnya. Ini bahkan bs spt Tuhan menjd ‘musuh’ bagi kita, Dia tdk akan membuat yg kita lakukan menjd berhasil dan beruntung. Kita bs kehilangan damai sejahtera dan hidup dlm penuh ketakutan akibat pikiran kita sndri. Tentu ini hidup yg tdk nyaman.
Jgn pernah mengecewakan Tuhan dg berbuat apa yg Dia tdk sukai dan melanggar perintah-Nya. Apa yg dilarang Tuhan jgn kita lakukan, ini tentu dianggap sbg menentang Tuhan bahkan menantang Dia. Keadaan yg mendesak bknlah bs menjd alasan utk kita melanggar perintah Tuhan. Justru kita hrs semakin dekat dg Tuhan dan meminta Dia utk memberikan petunjuk mengenai apa yg hrs kita lakukan di saat yg genting. Jgn gegabah dan ceroboh dg bertindak tanpa disuruh Tuhan. Resikonya sangat besar dan bahkan bs sangat merusak hidup kita, membuat situasi yg ada semakin rumit dan tdk bs kita kendalikan. Akibatnya kita terpuruk semakin dlm dan terikat dg bnyk dosa, diperhamba dosa.
Sabar dlm menanti-nantikan Tuhan, perlu waktu dan ketekunan. Lebih baik tidak terburu-buru hingga kita mendpt petunjuk dr Tuhan drpd bertindak sndri namun justru beresiko kita kehilangan penyertaan Tuhan dlm hidup kita.