DI 13022020
Amsal 31:2
- Apa yang akan kukatakan, anakku, anak kandungku, anak nazarku?
Sebagian isi kitab Amsal memang tdk ditulis oleh Salomo, salah satunya Amsal 31 ini, nasehat ibu dr raja Lemuel, seorg raja di Masa.
Lemuel ternyata adalah anak nazar, bs diartikan 2 hal: pertama, mgkin ibunya dahulu mandul, kemudian bernazar minta supaya diberikan anak oleh Tuhan, dan dikabulkan sehingga mengandung dan melahirkan Lemuel. Kedua, mgkin krna suatu sebab, ibu Lemuel bernazar pd Tuhan ttg sesuatu mengenai Lemuel. Seseorg yg dinazarkan pd Tuhan berarti dikhususkan hanya utk Tuhan. Contoh lain dlm Alkitab misalnya Samuel, stlah ibunya bernazar krna ingin pny anak, maka Tuhan membuat Hana mengandung dan akhirnya Samuel diserahkan pd Tuhan utk melayani Dia. Nasehat ibu dr Lemuel dlm perikop ini agaknya disebabkan oleh gaya hidup Lemuel yg kurang baik sbg seorg raja, shga ibunya perlu memberi nasehat dan peringatan.
Pernahkah kita bernazar sesuatu pd Tuhan? Coba diingat kembali, biasanya kita mudah menjanjikan sesuatu pd Tuhan krna ingin cepat mengalami sesuatu, setelah Tuhan mengabulkannya malah mgkin kita yg lupa akan janji kita. Nazar hampir disamakan spt sebuah sumpah, jd bkn sesuatu yg main-main. Ingat bhw jgn mempermainkan Tuhan dlm hal nazar atau berjanji, Tuhan ingat dan menunggu kita utk membayar nazar memenuhi janji kita. Lebih baik tdk bernazar drpd nantinya kita lalai menepatinya. Krna itu pikirkan baik-baik jika ingin bernazar, sanggup atau tdk utk membayarnya. Membayar nazar itu bukti bhw kita menghormati Tuhan, taat pd hukum Tuhan.
Jadilah org yg bs dipercaya perkataannya, baik pd Tuhan maupun manusia, krna kita akan mengalami dampak baik atau buruk dr perkataan yg kita ucapkan.