Mencintai Zaman

DI 05032020

2 Timotius 4:10 KJV
For Demas hath forsaken me, having loved this present world, and is departed unto Thessalonica; Crescens to Galatia, Titus unto Dalmatia.

  • Karena Demas telah meninggalkan aku, telah mencintai zaman ini, dan berangkat ke Tesalonika, Kressen ke Galatia, Titus ke Dalmatia.

Setiap zaman itu pny perbedaan dan keunikan masing-masing, apalg di zaman yg mana teknologi bgtu sangat cepat berkembang, bnyk penemuan baru yg sangat membuat manusia bergantung padanya.

Mnrut Ensiklopdia Alkitab, Demas adalah teman sepelayanan rasul Paulus, menemani Paulus saat dipenjara pertama kali, namun meninggalkan Paulus saat kedua kalinya dipenjara. Kesetiaan manusia memang sulit diandalkan, bnyk sebab yg membuat seseorg berlaku tdk setia lg. Demas mencintai zamannya saat itu, tdk disebutkan apa yg membuat Demas spt itu. Sesuatu yg biasanya bs membuat org sangat tertarik adalah apa yg dunia ini bs berikan. Itu bs berupa kekayaan, kenikmatan hidup, kemudahan fasilitas, nama besar, ketenaran, dsbnya. Apa yg ‘instant’ biasanya bs menggoda iman seseorg shga pd akhirnya memilih mencintai apa yg dunia tawarkan.

Menjd pengikut Kristus memang hrs berkorban dan berkomitmen utk setia. Godaan dunia dan keinginan daging kita setiap hari bergulat melawan hati nurani yg ingin hidup benar sesuai dg firman Tuhan. Kadang membuat kita tersiksa dlm batin, kalau tdk bs menguasai diri dan nafsu, kita bs saja tergiur pd apa yg ada di zaman ini. Kecanggihan teknologi bs membuat kita berpikir bhw semua bs dilakukan tanpa perlu canpur tangan Tuhan. Ini yg hrs diwaspadai, manusia memang diciptakan dan diberi kemampuan yg luar biasa, namun tetap ada hal-hal yg tdk bs kita atasi dan hanya Tuhan yg bs melakukannya. Teknologi bs memperpanjang umur tp tetap tdk bs menghalangi kematian itu dtg pd akhirnya.

Jgn meninggalkan Tuhan demi apapun jg, yg akan kita terima nanti dr Tuhan itu tdk sebanding dg apa yg dunia fana itu dpt berikan, jgn tukarkan ’emas’ dg ‘kerikil’.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.