DI 16032020
2 Tawarikh 20:9
- Bila sesuatu malapetaka menimpa kami, yakni pedang, penghukuman, penyakit sampar atau kelaparan, kami akan berdiri di muka rumah ini, di hadapan-Mu, karena nama-Mu tinggal di dalam rumah ini. Dan kami akan berseru kepada-Mu di dalam kesesakan kami, sampai Engkau mendengar dan menyelamatkan kami.
Virus Corona ‘Covid-19’ menjd sesuatu yg menakutkan hari-hari ini, bahkan penyebarannya sdh makin meluas dan hampir dr semua kalangan ada yg sdh terinfeksi virus ini.
Apakah ini sebuah bentuk hukuman dr Tuhan atas dosa manusia, ataukah memang iblis sdg melakukan teror melalui penyakit, ataukah ini kelalaian medis manusia, ataukah ini krna disebabkan alam, tdk mudah utk menjwbnya. Perlu kajian lebih dlm utk menemukan jawaban yg tepat. Namun hal yg hrs kita bersama lakukan adalah tetap menjaga kerohanian kita agar dlm kondisi yg baik. Stress, ketakutan, kebingungan serta pendapat dan info yg berseliweran di sekitar kita, jgn sampai membuat iman kita melemah atau bahkan kita menjd org yg terlalu percaya pd logika drpd pada kuasa Tuhan yg dahsyat. Bkn berarti kita tdk menggunakan logika, tp gunakan itu utk berpikir scra sehat, justru mendukung iman kita.
Ketakutan bs membahayakan iman, jg menurunkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yg lemah menjd pintu masuk bagi berbagai penyakit, hingga akhirnya sia-sia pola hidup sehat yg kita terapkan. Sementara bnyk hal yg pd akhirnya dipindahkan utk dilakukan di rumah, ini kesempatan bagi kita utk lebih mendekatkan diri pd Tuhan. Berseru pd Tuhan spya apa yg sdg terjd ini tdk semakin buruk dan bs cepat teratasi. Kuasa Tuhan sanggup utk melakukan hal ini dan iman itu spt ‘menggerakkan tangan Tuhan’ utk bertindak dan merubah situasi yg ada. Logika dan iman di waktu-waktu ini hrs selaras, seleksi informasi yg kita terima dan jgn memelihara ketakutan dlm diri kita.
Tetap bangun hubungan dg Tuhan, kita memiliki perlindungan Tuhan, asalkan kita tetap beriman dan menjaga pola pikir kita tetap ‘sehat’.