DI 18042020
2 Samuel 21:1
- Dalam zaman Daud terjadilah kelaparan selama tiga tahun berturut-turut, lalu Daud pergi menanyakan petunjuk TUHAN. Berfirmanlah TUHAN: “Pada Saul dan keluarganya melekat hutang darah, karena ia telah membunuh orang-orang Gibeon.”
Bencana kelaparan di Israel selama 3 tahun pd zaman itu ternyata disebabkan oleh perbuatan Saul yg melanggar perjanjian dg org-org Gibeon dg membunuh mrka.
Daud seorg raja yg peduli dg keadaan bangsa dan rakyatnya, sehingga dia mencari tahu apa penyebabnya. Daud meminta petunjuk Tuhan dan pd akhirnya menerima jwban dr Tuhan. Kisah lengkapnya berakhir dg penyerahan keturunan Saul pd org-org Gibeon, shga hutang darah itu diselesaikan. Jd bisa kita simpulkan bhw bila seorg pemimpin negara bertindak melawan perjanjian yg ada maka danpaknya bs buruk terhadap seluruh rakyatnya. Jd ini yg hrs diperhatikan oleh para pemimpin dlm bidang apapun, apa yg sdh dijanjikan spya jgn dilanggar apalg sampai jatuh korban dlm hal nyawa manusia. Dampaknya akan sangat buruk bagi bnyk org yg di bawah kepemimpinannya.
Demi kepentingan suatu bangsa akhirnya Daud memilih mengorbankan sebagian dr keluarga Saul demi berhentinya bencana kelaparan pd wkt itu. Daud terikat sumpah dg Yonatan anak Saul, shga yg dikorbankan bkn dr keturunan Yonatan, tp dr keturunan gundik Saul yaitu 2 anak laki-laki Rizpa dan 5 cucu laki-laki Saul. Mefiboset yg dimaksud bknlah anak Yonatan, tp anak Saul dr Rizpa. Jd Mefiboset anak Yonatan (cucu Saul) tdk ikut dikorbankan, nama keduanya saja memang sama. Ada hal yg hrs kita korbankan spya pemulihan kembali terjd. Yg penting adalah cari tahu apa penyebab dr apa yg sdg terjd hari-hari ini dan kemudian meminta petunjuk Tuhan apa yg hrs dilakukan.
Jgn melanggar janji yg pernah kita ikat dg siapapun jg, jadilah pribadi yg setia dan bs dipercaya shga ada perkenanan Tuhan dlm hidup kita.