Cuma Dengar Firman Saja

DI 21042020

Yakobus 1:23-24
Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.

  • Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.

Cara paling efektif supaya kita bs mengingat ttg firman Tuhan adalah bkn menghafalnya, tp justru mempraktekkannya setelah kita mendengarnya.

Lebih berharga org yg mengingat ttg isi firman Tuhan krna dia telah melakukannya walau tdk ingat di mana ayatnya drpd org yg hafal ayat tp tdk menjd pelaku firman. Tuhan senang bila kita hafal ayat Alkitab tp Dia tdk suka kalau kita tdk melakukan ayat-ayat firman Tuhan yg sdh kita hafalkan. Spt org yg bercermin sbntar lalu lupa dg apa yg dia lihat sewaktu bercermin. Krna bagi org yg bercermin itu yg penting dia terlihat rapi dan indah, bkn utk melihat detail bentuk tubuh atau wajahnya. Spt itulah org yg menghafal bnyk ayat, terlihat hebat di mata manusia namun blm tentu Tuhan akan memuji Dia, kecuali dia jg melakukan firman Tuhan yg dia telah hafalkan.

Kalau seseorg berhasil melakukan sesuatu sesuai petunjuk yg diberikan, maka selanjutnya akan lebih mudah utk melakukan hal yg sama, malah mgkin tdk perlu lg melihat kertas atau buku petunjuknya, semua tahapan sdh otomatis hafal di otaknya. Inilah yg sdkit bs menjelaskan bhw melakukan firman Tuhan adalah cara terbaik utk kita bs mengingat ayat ttg firman Tuhan. Walau mgkin tdk ingat letak ayatnya scra pasti namun ini sdh lebih baik drpd sekedar menghafal saja. Ini jg yg mgkin membuat sebagian kalangan yg lbh bnyk tahu ttg teologia namun sebagian dr mrka saja yg menjd pelaku firman. Tuhan tdk mencari pendebat terhebat, tp Dia menginginkan bnyk org menjd pelaku firman Tuhan.

Jadilah pendengar dan pembaca firman Tuhan, jika mgkin bnyk dihafalkan tp wajib utk dilakukan dlm keseharian kita, jadilah pelaku firman Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.