Mengapa Bisa Begitu

DI 29052020

Ezra 6:12

  • Maka Tuhan, yang sudah membuat nama-Nya diam di sana, biarlah Ia merobohkan setiap raja dan setiap bangsa, yang mengacungkan tangan untuk melanggar keputusan ini dan membinasakan rumah Tuhan yang di Yerusalem itu. Aku, Darius, yang mengeluarkan perintah ini. Hendaklah itu dilakukan dengan seksama.”

Mengapa raja Darius bs bermurah hati pd bangsa Israel apalg memerintahkan utk membangun kembali rumah Tuhan? Tentu ada campur tangan Tuhan, tp apakah hanya itu saja?

Kita ingat kisah raja Darius dg Daniel, yg turut dlm pembuangan ke Babel dan tetap dipercaya menjabat di pemerintahan hingga pemerintahan raja Darius. Daniel menjd seorg dr 3 org yg membawahi seluruh pejabat tinggi di Persia (Daniel 6:2). Kisah Daniel dimasukkan ke goa singa tentu tak asing lg, hingga raja Darius sndri mengakui Tuhan dan mengeluarkan surat bhw semua org di kerajaannya hrs takut dan gentar pd Tuhannya Daniel. Mgkin di sinilah peristiwa penghubung yg berakibat raja Darius memperbolehkan rumah Tuhan dibangun kembali. Ada akibat pasti ada sebabnya. Daniel turut berjasa dlm pembangunan kembali rumah Tuhan di Yerusalem.

Perlu adanya anak-anak Tuhan yg duduk dlm pemerintahan. Politik dulu dianggap kotor dan duniawi, tp sesungguhnya politik bs digunakan utk mengusahakan kesejahteraan bangsa. Hrs ada yg memegang kekuasaan utk membuat undang-undang dan peraturan yg mendukung program kesejahteraan bangsa. Walau Daniel tdk lgsg turut dlm pembangunan rumah Tuhan, namun dia berhasil menyakinkan bhw Tuhannya bangsa Israel hrs ditakuti dan dihormati. Keluarnya perintah dr raja Darius tentu dikarenakan dia takut dan gentar akan Tuhan. Anak-anak Tuhan hrs bersaksi dan menjd terang bagi dunia ini. Terang tdk boleh disembunyikan, tp hrs ditampilkan.

Orang ‘di balik layar’ memang tdk terlalu menonjol perannya, tp tanpa mrka bnyk hal-hal ajaib yg tdk terjd. Jadilah spt Daniel yg berjasa besar bagi bangsa dan rumah Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.