Melampaui Yang Normal

DI 18062020

Ayub 42:16

  • Sesudah itu Ayub masih hidup seratus empat puluh tahun lamanya; ia melihat anak-anaknya dan cucu-cucunya sampai keturunan yang keempat.

Brpa persisnya umur Ayub memang tdk diketahui pastinya, tp mgkin lebih dari 200 tahun karena 140 tahunnya dihitung sejak dia berhasil melewati ujian dr Tuhan.

Tdk diketahui pasti Ayub ini hidup di zaman yg mana, ada penelitian yg mengatakan Ayub sdh ada sblum Abraham, masih diperdebatkan teori ini. Namun dg umur di atas 200 tahun, ini sdh melampaui batas umur manusia pd umumnya. Tuhan berikan Ayub umur panjang pasti dg sebuah alasan, dan itu merupakan upah, spt perintah Tuhan bhw kita diberi umur panjang jika menghormati orgtua kita. Setiap manusia pny jatah umur yg Tuhan tentukan, namun bs Tuhan tambahkan atau bahkan dikurangi krna alasan tertentu, bs krna dosa yg kita perbuat, atau krna kita mendpt perkenanan Tuhan shga diberi umur panjang. Krna itu hormati orgtua dan taati firman Tuhan.

Kebanyakan org ingin mengalami hidup di atas normal, ingin sangat kaya, ingin selalu bahagia, ingin selalu mendpt yg terbaik, dsbnya. Ini keinginan yg wajar, yg salah adalah cara kita utk mendptkan semua itu dg menggunakan cara-cara duniawi yg tdk sesuai dg firman Tuhan. Di dlm Tuhan, kita bs mendptkan semua itu krna Tuhan menjanjikannya melalui sebuah ujian-ujian kehidupan. Ini spya kita memiliki legalitas di alam roh, artinya iblispun mengakui dan tdk bs merusak kita kalau Tuhan tdk izinkan. Spt murid yg lulus dr sekolah yg terakreditasi/dilegalkan oleh negara, maka kelulusan muridnyapun akan diakui oleh negara. Org yg tdk pernah belajar di sebuah sekolah mustahil akan memiliki ijazah tanda kelulusan. Legalitas alam roh itu penting, krna Tuhan itu Roh dan kita adalah roh yg memiliki jiwa dan tinggal di dlm tubuh jasmani.

Ketika masuk dlm ujian dr Tuhan, jalani dg ucapan syukur dan bersemangat, ada upah yg akan Tuhan berikan jika kita sdh berhasil melewatinya.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.