DI 23062020
Mazmur 18:18
- Mereka menghadang aku pada hari sialku, tetapi TUHAN menjadi sandaran bagiku;
Bukankah dlm Tuhan itu semua hari adalah baik? Namun pd kenyataannya ada hari-hari di mana kita mengalami sesuatu yg buruk shga kita terlihat spt org yg malang dan terkena sial.
Kata sial dlm ayat ini adalah ‘êyd yg berarti kesusahan bagi org benar (burden of the righteous). Jd memang ada hari-hari yg rasanya dijalani dg sangat berat, bnyk tanggungan yg hrs ditanggung, dan kita menilai hr itu bknlah hari baik bagi kita. Mazmur ini ditulis Daud saat dia telah dilepaskan Tuhan dr cengkeraman musuh dan raja Saul yg berniat jahat terhadapnya. Jd dr dlm dan dr luar, Daud menerima bnyk tekanan dan niat jahat, namun Tuhan melepaskannya. Bagi Tuhan semua hari itu baik krna sekalipun kita mengalami bnyk hal buruk di hari-hari sial kita, Dia tetap menyertai, menolong bahkan melepaskan kita dr situasi sulit yg kita hadapi. Memang buruk tp kita melihat kuasa Tuhan itu nyata bagi kita.
Di hari sial atau malang, kita bs sangat shock dan tergoncang, spt dunia ini mau runtuh rasanya menimpa kita. Kaki rasanya tdk kuat trs berdiri shga kita butuh sesuatu sbg tempat kita bersandar. Tuhan adalah sandaran bagi kita, inilah yg nantinya akan membedakan antara org benar dan org fasik ketika hari sial itu dtg, kita masih diberi kekuatan tetap berdiri sementara org fasik akan jatuh dan kehabisan kekuatan. Tak heran ada yg mati bunuh diri, terlibat hutang piutang yg trs menerus, stress hingga mengalani gangguan jiwa, dsbnya. Kita meskipun tergoncang namun masih disanggupkan Tuhan utk bs melewati semuanya. Krna Tuhan adalah Penolong Yangsetia bahkan di dalam kesesakan dan kemalangan.
Baik atau buruk hari yg kita alami, jgn merasa sndrian, ada Tuhan yg bersama kita dan masih ada org-org yg tulus mengasihi kita spt Yonatan terhadap Daud.