DI 30092020
Kisah Para Rasul 2:46 KJV
And they, continuing daily with one accord in the temple, and breaking bread from house to house, did eat their meat with gladness and singleness of heart,
- Dan mereka, setiap hari senantiasa dengan kesepakatan ada di dalam Bait Suci, dan memecahkan roti dari rumah ke rumah, memakan makanan mereka dengan kegembiraan dan kesatuan hati.
Setelah Roh Kudus dicurahkan pd hari Pentakosta, kemudian para rasul berbicara ttg pertobatan shga lebih dr 3000 menyerahkan diri utk dibaptis, terjd sebuah ‘budaya’ baru sbg dampak dr pertobatan yg sungguh.
Setiap hr ada pertemuan di Bait Suci, tentunya mrka belajar ttg apa yg rasul-rasul ajarkan sbg pelengkap dr ajaran hukum Taurat yg telah ada. Kemudian tradisi memecah-mecah roti dan mkn bersama dg sukacita dan kesatuan hati. Kesatuan hati di ayat ini lebih tepatnya adalah ‘keesaan’ spt kita memahami keesaan Bapa, Yesus dan Roh Kudus, jd tdk ada yg merasa berbeda walaupun scra status sosial mrka berbeda. Mgkin gambarannya spt sesama narapidana yg bebas murni di hari yg sama, terlepas dr status sosial dan ekonomi yg berbeda-beda, di hari itu mrka merasakan kebebasan yg sama, hukuman telah dijalani dam mrka boleh kembali ke kehidupan bermasyarakat spt sebelumnya, tdk lg tinggal dlm penjara.
Bila kita bandingkan dg keadaan dlm kehidupan nyata bahkan mgkin dlm grja lokal, rasa ‘keesaan’ ini mgkin tdk lagi bs ditemukan di dlmnya. Perbedaan status sosial dan ekonomi membuat masing-masing memiliki komunitasnya sndri. Ini tentu bkn buah dr pertobatan yg sejati, krna ketika kita bertobat maka kita memandang org lain bkn dr harta dan status sosialnya, kita dg mrka sama-sama org berdosa yg menerima pengampunan dr Tuhan, sama-sama adalah anak Tuhan dlm keluarga besar Kerajaan Surga. Ada kesepakatan yg sama utk membangun kerohanian di tengah perbedaan yg ada, tanpa ada yg merasa lebih atau kurang, inilah yg dimaksud dg keharmonisan dlm kehidupan keKristenan.
Tak ada yg lebih dan tak ada yg kurang, kita semua diselamatkan dan ditebus oleh darah yg sama yaitu darah Yesus, kita semua org berdosa yg meberima pengampunan dr Tuhan.