DI 15102020
Lukas 17:17
- Lalu Yesus berkata: “Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?
Kisah 10 org kusta yg disembuhkan oleh Yesus sementara mrka dlm perjalanan utk menemui para imam, hanya 1 org saja yg kembali pd Yesus dan bersyukur. 9 org lg apakah tdk bersyukur?
Nah jgn lgsg berpikir negatif ttg 9 org ini, krna memang mnrut hukum Taurat, ketahiran seseorg dr penyakit kustanya itu hrs mendpt pemeriksaan dr para imam (Imamat 13-14), ada sekian aturan yg hrs dijalani hingga akhirnya seseorg dipastikan telah tahir atau sembuh dr penyakit kustanya. Jd 9 org itu sbnarnya jg melakukan apa yg Yesus perintahkan & tentunya mengikuti prosedur hukum Taurat. Jd mrka hrs menemui para imam. Lalu mengapa 1 org ini berbalik dan malah menemui Yesus lagi? Ternyata dia org Samaria, bkn Yahudi, org Samaria adalah hasil pernikahan campuran org Yahudi dg org dr bangsa lain, org Yahudi tdk bergaul dg org Samaria.
Saya tdk terfokus pd ucapan syukurnya, krna mgkin saja 9 org yg lain jg bersyukur pd TUHAN, ingat bhw saat itu Yesus hanya dikenal sbg seorg Rabbi atau guru. Jd di sini sbnarnya ttg hal percaya berdasarkan apa kata Tuhan dibandingkan dg apa yg tertulis dlm Alkitab. 9 org itu mengacu pd hukum Taurat, diperiksa oleh imam dulu baru ‘sah’ disebut tahir, sementara org Samaria ini menggunakan imannya, kalau kustanya sdh sembuh, maka dia sdh tahir, meskipun blm dipastikan ketahirannya oleh para imam. Ini pelajaran yg bs kita ambil: ada saatnya kita percaya pd suara Tuhan tanpa hrs mengikuti sekian aturan yg ada dlm Alkitab lebih dahulu, tentu suara Tuhan ini sdh teruji dan terbukti benar, dan ada saatnya kita hrs melakukan apa yg Tuhan perintahkan dlm Alkitab.
Iman hrs diaktifkan pd saat yg tepat, ketika Tuhan berfirman melalui ‘suara Tuhan’, lakukanlah dg iman dan kemudian lakukan sesuai dg perintah Tuhan yg ada dlm Alkitab.