DI 06112020
Ibrani 11:24-25
Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun,
- karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Tuhan dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.
Musa tentu banyak menikmati kesenangan dan hidup nyaman dg status sbg anak angkat dr Puteri Firaun, namun pd akhirnya dia memilih utk ada bersama dg sdr sebangsanya dan berjuang lepas dr tekanan Firaun Mesir saat itu.
Status atau profesi bs menjd jerat bagi seseorg utk dia hidup dlm dosa, bahkan hidup dg bnyk uangpun bs mendorong seseorg jatuh dlm bnyk dosa. Status Musa sbg anak angkat Puteri Firaun justru digambarkan sbg hidup yg menikmati kesenangan dr dosa. Musa selamat dr rencana Firaun utk melenyapkan semua anak laki-laki org Israel wkt itu, dia hidup mengikuti tata cara hidup org Mesir yg tentu saja ada hal-hal yg bertentangan dg tata cara hidup yg Tuhan inginkan shga pastinya Musa wkt itu melakukan dosa. Namun pd akhirnya Musa memilih meninggalkan semuanya dan Tuhan memilihnya utk memimpin bangsa Israel keluar dr Mesir.
Dosa apa yg msh kita sukai, yg membuat kita senang, yg tdk mau kita lepaskan bgtu saja? Sebagian org beralasan bhw mrka akan kehilangan penghasilan bila meninggalkan dosanya, ada yg berpikir sangat sulit utk memisahkan diri dan meninggalkan dosa itu, dsbnya. Tdk semua org siap utk menderita demi taat pd kebenaran firman Tuhan, ada yg lebih memilih kompromi dg dosa: terlihat spt org saleh pdhal msh hidup terikat oleh dosa. Tuhan akan berperkara dg itu dan Dia akan mendesak utk pd akhirnya hrs menentukan pilihan: tetap hidup dlm dosa shga hrs mengalami penghukuman Tuhan atau memilih bertobat dan kembali taat pd firman Tuhan. Tuhan ingin kita hidup benar dan mengalami damai sejahtera dlm hidup kita.
Pilihlah utk meninggalkan dosa yg hanya memberi kita kesenangan sesaat saja, kekekalan dlm maut tdk sebanding dg kenikmatan yg kita peroleh dr dosa yg bgtu mengikut kita.