Pandanglah Hikmat

DI 09112020

Amsal 3:21 KJV
My son, let not them depart from thine eyes: keep sound wisdom and discretion:

  • Anakku, biarlah ini jangan menyimpang dari matamu: pelihara hikmat yang sehat dan kebijaksanaan

Hikmat bkn semata-mata berhubungan dg pikiran dan hati nurani, dlm ayat ini ternyata ada hubungannya dg mata kita, apa hubungannya?

Hikmat yg sehat dlm bhsa aslinya adalah ‘tûshı̂yâh tûshı̂yâh’ dan kebijaksanaan itu dlm bhsa aslinya adalah ‘mezimmâh’. Nasehat penulis amsal adalah spya kita memelihara hikmat yg sehat dan jg menelihara kebijaksanaan. Kata ‘keep’ ini berarti : the action of owning, maintaining, or protecting something yg artinya tindakan memiliki, mengatur dg baik atau memproteksi sesuatu. Jd hikmat yg sehat dan kebijaksanaan itu hrs trs menerus kita jaga agar tetap menjd milik kita, hikmat yg sehat dan kebijaksanaan itu hrs kita kelola dg baik, artinya hikmat itu perlu kita pertambah dan semakin tertanam dlm hidup kita, dan kemudian kita hrs tetap memproteksi atau melindungi hikmat dan kebijaksanaan itu spya jgn sampai tercuri atau tercampur dg hal-hal yg bertentangan dg firman Tuhan.

Jd ini hrs ada tindakan nyatanya, dan mata kita hrs selalu melihatnya spya kita selalu ingat utk trs melakukannya. Apa tindakan nyatanya? Merenungkan firman Tuhan di wkt yg memang kita khususkan utk itu, bkn sesempatnya wkt kita. Ini bcra ttg disiplin, jd spt kita berolahraga kalau ingin tubuh kita terlihat sehat. Mata kita hrs jeli melihat dan menilai org lain, apakah org itu berbicara ttg sesuatu yg membangun atau justru berbicara yg kosong, tdk ada gunanya. Melihat situasi yg terjd dan kemudian hikmat yg sehat serta kebijaksanaan yg ada dlm diri kita akan mencerna apa yg kita lihat dan hasilnya adalah sebuah respon, keputusan, perkataan serta tindakan yg sesuai dg firman Tuhan. Ini yg perlu kita ketahui.

Tambahkan hikmat yg sehat dan kebijaksanaan yg sdh kita miliki dg cara trs menerus merenungkan kebenaran firman Tuhan, temukan sesuatu ttg Tuhan dan kebenaran-Nya.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.