Waspada Nabi Palsu

DI 04122020

Kisah Para Rasul 13:6

  • Mereka mengelilingi seluruh pulau itu sampai ke Pafos. Di situ mereka bertemu dengan seorang Yahudi bernama Baryesus. Ia seorang tukang sihir dan nabi palsu.

Hal yg unik kita temukan dlm ayat ini ttg seorg Yahudi yg bernama Baryesus, dia seorg tukang sihir dan sekaligus seorg nabi palsu. Dia jg memiliki nama dlm bhsa Yunani yaitu Elimas (ay 8)

Sptnya org ini ingin memiliki pengaruh yg besar baik di kalangan org Yahudi maupun di kalangan org Yunani, dia menjd nabi palsu utk mendpt pengaruh dr kalangan org Yahudi, dan dia belajar serta mempraktekkan ilmu sihir utk mendpt pengaruh dr kalangan org Yunani. Ini terlihat jelas krna dia adalah teman dr gubernur di wilayah itu. Jd pasti dg praktek sihirnya dan perannya sbg nabi palsu, dia telah dikenal bnyk org dan cukup disegani. Kedatangan Barnabas dan Saulus menjd ancaman baginya apalg jika bnyk org yg mendengar Injil lalu menjd percaya, maka dia akan kehilangan bnyk pendapatan dr praktek sihirnya, krna itulah dia berusaha mengganggu Saulus dan Barnabas utk memberitakan Injil di wilayah itu.

Nabi palsu sekaligus tukang sihir, ini sesuatu yg jg hrs kita waspadai terhadap mrka yg terjun dlm bidang kerohanian dan plynan, khususnya di bidang yg berkaitan dg profetik atau kenabian. Perlu kejelian utk menguji sebuah nubuatan itu benar atau palsu, apalg kalau sang ‘nabi’ terlihat sangat berkharisma dan meyakinkan. Pelayan Tuhan hrslah tulus, bkn mengejar popularitas dan pengaruh, tdk mencari keuntungan utk dirinya sndri. Hati-hati dg mrka krna spt yg dikatakan rasul Paulus terhadap Baryesus: dia seorg anak dr kejahatan yg membenci kebenaran, berusaha membelokkan Jalan Tuhan, artinya berusaha menjauhkan org dr kebenaran firman Tuhan. Mrka bkn menjadikan jemaat sbg pengikut Kristus, tp menjd ‘followers’ mrka.

Jagalah diri kita dr apapun dan siapapun yg berusaha menyimpangkan kita dr kebenaran firman Tuhan, waspada terhadap pengajaran yg kelihatannya benar pdhal menyesatkan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.