Kenapa Harus Menderita?

DI 29012021

Kejadian 15:13 KJV
And he said unto Abram, Know of a surety that thy seed shall be a stranger in a land that is not their’s, and shall serve them; and they shall afflict them four hundred years;

  • Dan Dia berkata pada Abram: “Ketahuilah sungguh, bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing di suatu negeri yang bukan milik mereka, dan akan melayani mereka, dan bangsa itu akan menyebabkan penderitaan 400 tahun lamanya.

Kalau kita di posisi Abraham, sdh lansia lalu diberikan janji oleh Tuhan akan punya seorg anak dan diberitahu bhw pd generasi kesekian mrka akan menderita dan dianggap budak oleh suatu bangsa, apa yg ada dlm pikiran kita?

Kita inginnya semua janji Tuhan itu semua wujudnya baik, kalau bs ya ‘spektakuler’ biar bnyk org yg berdecak kagum, tp pd kenyataannya janji Tuhan yg indah itu tdk selalu wujudnya itu baik, dlm Alkitab misalnya sepasang suami istri yg sdh tua dinubuatkan oleh nabi Elisa bhw mrka akan memiliki anak, dan itu terjd. Namun saat usia remaja justru anak tunggal mrka sakit dan kemudian mati (2 Raja-Raja 4:16-20). Diberi anak tp kemudian mati, bukankah lebih baik tdk ada anak itu shga tdk ada kenangan ttg dia? Pd akhirnya anak itu hidup kembali, demikian jg keturunan Abraham yaitu bangsa Israel meskipun ada generasi yg sempat diperbudak oleh bangsa Mesir, namun kenyataannya tetap Tuhan pelihara hingga zaman ini, meskipun bnyk usaha pihak tertentu utk bisa melenyapkan bangsa Israel dr muka bumi ini.

Kita mgkin dijanjikan akan menjd seorg pengusaha sukses, namun dlm prosesnya malah kita bangkrut dan terlibat hutang, tp itulah tahapan yg hrs kita jalani hingga akhirnya kesuksesan itu menjd sebuah kenyataan, grafiknya tdk selalu naik, kadang turun bahkan ke titik minus, kalau kita berhenti berikan di titik ini maka kita tdk akan pernah bs utk sampai di keadaan kita kenjd seorg yg sukses pd akhirnya. Mau tetap terus atau mundur, mau tetap percaya pd janji Tuhan atau menyerah pd kenyataan yg sementara sifatnya. Abraham menerima ketetapan Tuhan ttg keturunannya dg segala kerendahan hati, tdk protes apalg menolaknya. Kalau Tuhan yg atur, walau di tengah jalan bnyk masalah, tantangan bahkan keadaan buruk, pasti ujungnya itu kemuliaan dan semua yg terbaik.

Jgn ragu tetapi tetap percaya pd Tuhan dan firman-Nya, sekalipun saat ini kita dipandang sebelah mata, dihina, suatu saat bila kita tetap setia, maka mrka akan menjd malu dan mendpt balasannya dr Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.