Di Dalam Nama Tuhan

DI 10032021

Mazmur 124:8

  • Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.

Setiap org pasti butuh pertolongan Tuhan, apakah dia umat Tuhan atau bukan, kalau Tuhan berniat menolongnya maka pasti Dia bertindak dan memberikan pertolongan.

Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, artinya kita hrs paham apa efek atau akibat yg ditimbulkan oleh nama TUHAN ini. Pemazmur menjelaskan bhw TUHAN yg menjadikan langit dan bumi, sesuatu yg tdk bs dilakukan oleh manusia maupun kecanggihan teknologi yg ada hingga saat ini. Kalau menciptakan langit dan bumi saja Dia sanggup, maka apapun masalah dan hambatan yg terjd di dlm hidup kita di bumi ini jg pasti Dia sanggup utk menaklukkannya. Tuhan sanggup dr yg tdk ada bs Dia buat menjd ada. Apa yg tdk bs dibuat oleh teknologi dan ilmu pengetahuan manusia, Tuhan sanggup utk membuatnya bahkan apa yg tak pernah terpikirkan oleh pikiran manusia.

Ada hal-hal yg bs kita minta tolong pd org lain, atau menggunakan kecanggihan dr teknologi yg ada saat ini, tp ada bbrpa hal yg kita sebut sbg sesuatu yg supranatural hanya bs dilakukan oleh Tuhan. Mgkin ada org yg berpikir bhw hal supranatural itu dukun atau paranormal jg bs buat hal spt itu, namun semuanya tdk akan mgkin menyamai kuasa Tuhan yg ada di dalam nama-Nya (Filipi 2:10). Jgn cari bantuan atau pertolongan pd kuasa yg terbatas, carilah pertolongan pd Tuhan yg memiliki kuasa tak terbatas, spya bkn kutuk yg masuk dlm hidup kita, melainkan semua hal yg baik, positif dan apa yg berkenan di mata Tuhan. Apa yg Tuhan beri selalu murni dan tdk merugikan hidup kita krna Dia mengasihi kita.

Ingatlah akan kuasa di dalam nama Tuhan Yesus, nama yg berkuasa di bumi dan di surga, nama yg di dalam-Nya kita beroleh keselamatan kekal.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.