Mendukung Yang Baik

DI 25032021

Ester 4:17

  • Maka pergilah Mordekhai dan diperbuatnyalah tepat seperti yang dipesankan Ester kepadanya.

Hubungan antara Mordekhai dgn Ester ialah sbg sdr sepupu, Ester adalah anak dr pamannya Mordekhai (Ester 2:7), namun krna di masa kecilnya orgtua dari Ester meninggal, maka Ester diangkat sbg anak oleh Mordekhai.

Jd jelas terlihat perbedaan usia yg mgkin lumayan jauh shga hubungan keduanya menjd ayah dg anak, walaupun sbnarnya mrka sederajat sbg sepupu. Ketika saat itu org Yahudi mengalami ancaman dari Haman yg ingin memusnahkan semua org Yahudi, Mordekhai menceritakan hal itu pd Ester dan kemudian Ester memberi sebuah pesan agar seluruh org Yahudi di sana utk berpuasa selama 3 hari 3 malam lalu kemudian dia akan berusaha bertemu dg raja yg tentu saja sangat beresiko. Di sini kita melihat karakter Mordekhai yg rendah hati: dia mau mendukung apa yg Ester sbg anak angkatnya minta untuk dilakukan, meskipun itu bukan bersumber dr Tuhan sndri.

Kebanyakan dr kita ‘menunggu’ firman Tuhan itu dtg pd kita, barulah kita mau bertindak. Di satu sisi memang tdk boleh kita ceroboh mengambil keputusan di saat genting, namun kita jg perlu ‘peka’ dg cara Tuhan yg Dia mau tunjukkan. Saat itu Tuhan memakai Ester utk menolong bangsanya, tdk kebetulan Ester terpilih oleh raja utk nantinya menggantikan posisi ratu Wasti, shga Ester memiliki akses bertemu dg raja yg tentu saja punya kuasa utk membatalkan keputusan yg telah dibuat sblumnya yg merugikan nasib org Yahudi di sana. Tdk ada firman Tuhan yg diterima, bkn berarti Tuhan diam dan tdk menolong kita. Peka dg situasi yg ada, Tuhan bs gunakan apapun dan siapapun utk menolong kita, minimal kita mendukung satu usulan yg memang baik krna mgkin saja itu cara Tuhan utk menyelamatkan kita dr situasi yg sdg kita hadapi.

Jgn batasi Tuhan dg pengalaman atau metode yg kita pegang, Dia Mahakuasa, tdk perlu kita ajari utk bertindak, tp kitalah yg hrs menyesuaikan diri dg cara dan wkt Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.