Mengendalikan Diri

DI 01042021

Markus 15:30 KJV
Save thyself, and come down from the cross.

  • Selamatkan diri-Mu, dan turun dari salib itu.

Besok, Jumat 2 April 2021, kita kembali memperingati kematian Tuhan Yesus, apa yg bs kita pelajari dr peristiwa penyaliban Yesus, salah satunya dlm hal menguasai diri.

Doa Yesus di taman Getsemani, malam sblum esoknya Dia akan disalibkan, kita dpti bhw Yesus menghadapi tekanan dr situasi yg akan dihadapi-Nya. Timbul satu pemikiran spya ‘cawan’ itu boleh berlalu, namun Yesus tetap menguasai diri-Nya, menyerahkan semua pd kedaulatan Bapa, demikian jg saat disalibkan, bnyk org yg hadir di sana mengejek Dia dan minta Dia menunjukkan kuasa-Nya, membebaskan diri dr penyaliban. Yesus dlm kesakitan yg sangat, lalu ada ejekan ttg diri-Nya, kalau manusia biasa pasti bs terpancing emosi dan egonya, dan ini bs membatalkan apa yg sdh direncanakan. Yesus setia tetap dlm misi utk menyelamatkan manusia, Dia fokus dan akhirnya semuanya selesai dan kita menikmati hasil dr pengorbanan Yesus di salib.

Dlm realita hidup ini, ada saja org yg tdk senang melihat kebahagiaan, kesuksesan dan semua yg baik dlm hidup kita. Mrka sangat ingin kita gagal, rusak dan jatuh, berbagai cara dilakukan, salah satunya dg cara mengejek kita spya kita terpancing emosi hingga akhirnya hilang kendali diri. Kalau ini terjd maka rencana yg sdg kita kerjakan bs akhirnya gagal diwujudkan. Walau telinga rasanya ‘panas’ mendengar omongan org, kita hrs tetap fokus pd misi dan visi yg sdg kita kerjakan. Abaikan hal yg bs mengganggu damai sejahtera dlm hidup kita, jgn sampai terbawa dg strategi yg mrka terapkan, sabarlah dan usahakan diri tetap tenang meskipun tekanan yg kita hadapi sangatlah berat.

Kristus telah mati bagi kita spya kita bs menikmati hidup berkemenangan dan bahagia, jgn sampai itu semua ‘tercuri’ oleh org-org yg hanya ingin melihat hidup kita hancur dan rusak.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.