Tuhan Juga Mengambil

DI 12072021

Kejadian 22:2
Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

Mengenal Tuhan itu tdk bs hanya dari 1 sisi saja, tapi ada sisi lain dr Tuhan yg mgkin saja tdk kita harapkan Dia akan perbuat kepada kita. Dari ayat yg kita baca, akan ada 1 sisi dr Tuhan yg hrs kita terima dan pahami.

Tuhan itu Pemberi, Sumber Berkat dan jg Sumber Kehidupan, Dia Pemberi dan jg berarti Dia berhak mengambilnya kembali jika Dia mau. Dia itu Sumber Berkat dan jg berarti Dia berkuasa utk mengubah berkat menjd kutuk (Maleakhi 2:2), Dia Sumber Kehidupan berarti Dia jg berhak utk mengambil kehidupan dr setiap manusia. Abraham diberikan anak oleh Tuhan melalui Sara yg mandul, tp kemudian bbrpa tahun kemudian Tuhan meminta Ishak utk dijadikan korban bakaran, artinya Ishak akan mati dan scra manusiawi mgkin kita berpikir: kalau Tuhan nanti suatu saat mengambil, kenapa dulu Dia berikan? Bukankah lebih baik tdk ada drpd ada tp kemudian itu diambil-Nya dr kita? Kalau kita blm tahu akhir dari kisah ini, apa pikiran kita ttg perintah Tuhan pd Abraham utk menjadikan Ishak sbg korban bakaran?

Ayub ketika mengalami ujian dr Tuhan pd awalnya dia bs menerima semua yg telah terjd: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!” (Ayub 1:21). Bisakah kita berkata spt Ayub saat semua yg kita punya bahkan semua yg terbaik itu diambil oleh Tuhan? Kematian org yg dikasihi bagi sebagian org spt sebuah luka yg Tuhan goreskan dlm hati mrka. Di sinilah kita hrs mengerti bhw semua yg kita punya, bukan saja kekayaan dan harta benda, tp semua org yg ada dlm hidup kita, itu milik-Nya Tuhan. Apakah salah Tuhan mengambil apa yg adalah milik-Nya? Kenapa hati kita tdk rela utk melepasnya? Ini krna rasa memiliki kita yg terlalu besar dan terlalu dlm shga membuat kita lupa bhw semua adalah milik Tuhan, suatu saat jika Dia ingin mengambilnya maka kita tdk berhak utk marah dan kecewa.

Kalau hari-hari ini ada yg Tuhan ambil dr hidup kita, apakah itu karier, harta, atau org yg kita kasihi, jgn kita kecewa lalu marah pd Tuhan, tetapi bersyukur krna kita pernah menikmati yg terbaik dari milik Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.