DI 21072021
Amsal 19:4 KJV
Wealth maketh many friends; but the poor is separated from his neighbour.
Kekayaan membuat banyak teman, tapi orang miskin dipisahkan dari sesamanya
Ayat ini agaknya sedang terjd di sekitar kita, apalg sejak pandemi mulai menerpa kondisi ekonomi kita, kondisi spt apa yg terjd sesuai dg ayat ini?
Sbg contoh, dulu kita membuat ‘grup WA’ krna ingin tetap terkoneksi dg org-org yg ingin kita tetap berhubungan dekat, ada grup keluarga, alumni, pekerjaan, dsbnya. Isi chat di grup dulu beragam, mulai dari info penting, hingga becandaan yg seru dan kita betah berlama-lama saling balas chat bahkan sampai bs tertawa sndri sambil membalas chat. Itu dulu, sekarang sdh berbeda, lebih mirip ‘pasar online’, isi chat grup lebih dominan ttg info jualan online milik member grup, tentu ini hanya sebagian terjd di bbrpa kalangan, malah ada jg grup yg nyaris ‘tanpa penghuni’, ada bnyk member tp minim chatnya. Org skrg berkomunikasi hanya utk mencari pelanggan, bukan lg utk tetap terhubung satu sama lain. Tentu tdk salah memberi tawaran penjualan, tp akibatnya ada yg malas membuka grup krna sdh menebak isinya cuma info jualan online.
Org miskin dipisahkan dr sesamanya, yg tdk (pernah) bertransaksi di grup biasanya tdk disapa, yg disapa adalah member yg pny peluang menjd konsumen atau klien. Org yg ‘kaya’ cenderung lebih sering disapa tentunya. Itulah efek dr kekayaan, spt magnet yg menarik org utk mendekat dan terkoneksi. Bs dipahami kesulitan yg dialami seseorg shga lebih fokus utk mulai mencari calon konsumen, tp jgn sampai kita ‘kehilangan’ teman hanya krna hal ini, apalg mrka yg tergolong bkn org ‘kaya’. Dulu kita berteman bkn melihat kaya atau miskinnya seseorg, tp skrg sdh bergeser krna tujuan ekonomi semata. Semuanya kembali ke diri kita masing-masing, jgn sampai kita menilai org krna dia kaya atau tdknya, krna Tuhan bs memakai siapa saja utk menolong kita, baik dia kaya atau tdk, pertolongan tdk selalu dlm wujud uang, tp jg bs dlm bentuk tenaga, jasa, doa, dsbnya.
Sistem dlm dunia ini mendorong kita utk ‘mendewakan’ materi dan uang di atas segalanya, tp firman Tuhan mengajar kita utk mengasihi sesama, apakah dia kaya atau miskin.