DI 11092021
1 Tawarikh 11:4-5
Lalu Daud dengan seluruh orang Israel pergi ke Yerusalem; itulah Yebus, dan di sana orang Yebus adalah penduduk negeri itu.
Penduduk Yebus berkata kepada Daud: “Engkau tidak sanggup masuk ke mari.” Tetapi Daud merebut kubu pertahanan Sion, yaitu kota Daud.
Kisah ini mengingatkan kita agar tidak terlalu percaya dg apa yg org katakan tentang kita, manusia hanya mengira sesuai dg prediksinya, namun belum tentu itu benar-benar terjd.
Org yg punya iman, artinya dia yakin bhw Tuhan pasti menggenapi janji-Nya, apapun situasinya, apapun hambatan yg ada, dan bahkan apapun kelemahan yg kita miliki. Janji Tuhan bhw Dia akan menyertai Daud, mendudukan dia sbg raja atas Israel, sangat dipegang teguh oleh Daud, shga musuh siapapun yg dia hadapi, tdk akan membuatnya takut dan gentar, dia hadapi bersama Tuhan. Dlm kisah ini terbukti bhw perkataan org Yebus itu tdk terbukti, malah mrka berhasil ditundukkan oleh Daud, kota mrka diubah menjd Yerusalem, yg nanti ke depannya menjd ibukota Israel. Org yg beriman tdk akan membiarkan diri dan hidupnya ‘disetir’ oleh perkataan org lain, bkn jenis org yg kehilangan identitas diri yg sesungguhnya, tp org yg memiliki kepercayaan diri yg kuat.
Apa yg pernah org katakan ttg kita? Hal yg negatif biasanya mudah tertanam di dlm pikiran kita, trs muncul dlm pikiran shga membuat kita mudah lelah dan patah semangat. Tanpa sadar semua perkataan negatif itu yg trs dipikirkan mulai menjd perkataan yg kita yakini, jd kita bukan lg mengimani firman Tuhan tp mengimani perkataan org itu. Cara kerjanya mirip spt iklan yg tanpa sadar krna kita trs melihat atau mendengar iklan itu, ada ‘pesan tersembunyi’ yang masuk dlm pikiran kita: mau beli kulkas maka kita ingatnya produk A, beli air mineral kita bilang ‘beli aqua’. Bahaya sekali membiarkan perkataan negatif itu tinggal dlm pikiran kita, singkirkan segera dan mulai bnyk memasukkan perkataan yg positif, membangun dan tentu saja firman Tuhan itu wajib tinggal dlm pikiran kita.
Org lain boleh berkata apapun ttg kita, ingatlah bhw kitalah yg hrs menjaga diri kita bebas dr ‘racun-racun’ perkataan yg hanya menghancurkan hidup kita pd akhirnya.