DI 13092021
1 Tawarikh 11:17-18
Lalu timbullah keinginan pada Daud, dan ia berkata: “Sekiranya ada orang yang memberi aku minum air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang!”
Lalu ketiga orang itu menerobos perkemahan orang Filistin, mereka menimba air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang, mengangkatnya dan membawanya kepada Daud. Tetapi Daud tidak mau meminumnya, melainkan mempersembahkannya sebagai korban curahan kepada TUHAN,
Kita hrs tahu persis sesuatu itu layak atau pantasnya diberikan pd siapa, jika salah peruntukkannya maka bs timbul kecemburuan, iri, pertengkaran, dsbnya.
Air minum yg diperoleh Daud dr 3 org bawahannya yg dg mempertaruhkan nyawa masuk daerah musuh, akhirnya Daud persembahkan utk Tuhan, Daud merasa nilai dr air minum itu senilai dg nyawa 3 manusia, dan dirinya merasa itu terlalu berharga dan hanya Tuhan saja yg pantas menerimanya. Sangat penting bagi kita utk memposisikan sesuatu pantasnya diberikan utk siapa, itu sbg bukti kita menghargai org itu. Yg kita berikan utk orgtua pastinya jauh lebih tinggi nilainya drpd yg kita berikan utk teman kita. Yg kita berikan utk bos tentu beda nilainya dg yg diberikan utk sesama rekan kerja. Jgn sampai org yg menerima pemberian kita merasa tdk dihormati bahkan merasa terhina, bs jd hubungan baik yg sdh dibina menjd rusak hanya krna hal ini.
Pemberian yg layak tentu tdk bs hanya berpatokan pd harga barangnya, harus lihat juga status sosial org itu, jasa yg pernah dilakukan, atau sesuai dg apa yg sdg mrka perlukan. Berikan sesuai dg kemampuan kita, dan yg terbaik dr yg bs kita berikan, jgn hanya demi krna gengsi, akhirnya mengeluarkan dana yg cukup besar, bahkan rela meminjam uang utk itu. Org yg mengenal kita sdh tahu kondisi hidup kita, dan biasanya mrka tdk menuntut kita lebih dr yg kita mampu berikan. Kalau utk manusia saja kita bs usahakan memberikan yg terbaik, seharusnya utk Tuhan, kita jg memberikan yg paling terbaik dr yg kita bs berikan, jgn justru yg utk Tuhan malah kita berikan utk manusia, atau kita memberikan yg ‘cacat’ utk Tuhan. Bgmna pemberian kita pd Tuhan, itu akan menentukan kualitas dr apa yang Tuhan akan berikan pd kita.
Jgn salah memberi dan biasakan utk memberikan yg terbaik yg mampu kita berikan, itu menunjukkan rasa hormat kita dan integritas diri yg baik.