Hari Pembalasan Tuhan

DI 22092021

Yesaya 63:4 KJV
For the day of vengeance is in mine heart, and the year of my redeemed is come.

Karena hari Pembalasan ada dalam hati-Ku, dan tahun Penebusan-Ku itu datang

Ternyata cara Tuhan membalas itu tdk satu persatu perbuatan, tp semuanya akan dibalas dlm 1 hari saja, kita harus memahami hal ini.

Kita tahu ada 2 cara pembayaran saat kita memesan makanan atau minuman saat kita datang ke resto atau outlet makanan, yg pertama kita pesan dan langsung bayar dulu, baru nanti ambil pesanannya kalau sdg selesai dibuat, yg kedua, kita pesan dulu lalu makan dan minum, setelahnya barulah ditotal jumlah harganya, baru kita bayar. Hari Pembalasan Tuhan ini spt metode yg kedua tadi, berbuat dulu, dikumpulkan Tuhan hingga jumlah tertentu, barulah Tuhan membalasnya dlm 1 ‘hari’. Itulah sebabnya mengapa org berdosa tetap dibiarkan berbuat dosa, kita mungkin berharap setelah org itu berbuat dosa maka Tuhan langsung membalasnya, tp ternyata tdk demikian, peristiwa air bah, Sodom dan Gomora, bs menjd hal penelitian kita ttg hal ini.

Semua pasti Tuhan balas, Dia panjang sabar dan menunggu pertobatan shga hukuman tdk perlu diberikan, namun manusia cenderung berpikir bhw Tuhan diam saja ketika mrka berbuat dosa, di dlm pikirannya Tuhan itu tdk peduli dg apa yg mrka perbuat, shga mrka akan trs menerus melakukan dosa yg sama dan merasa nyaman dg kondisi spt itu. Hingga suatu hari mrka terkejut karena tiba-tiba segala yang buruk menimpa diri mrka dlm satu hari, tdk ada waktu utk bertobat dan memohon Tuhan utk mengasihani mrka. Krna itulah kita yg hidup dlm kasih karunia Tuhan, jangan sengaja trs berbuat dosa, jgn membuat murka Tuhan turun atas kita, bila hal itu terjd maka sangat sulit untuk membuat murka Tuhan menjd surut, semua sdh terlambat.

Miliki takut akan Tuhan di dlm pikiran dan hati kita, Tuhan pasti sdh memberi peringatan, jika kita mengabaikannya maka murka Tuhanlah yg menjd balasan utk kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.