DI 22032022
Lukas 18:22-23
Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: “Masih tinggal satu hal lagi yang harus kaulakukan: juallah segala yang kau miliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”
Ketika orang itu mendengar perkataan itu, ia menjadi amat sedih, sebab ia sangat kaya.
Membaca ayat ini, saya baru menyadari bhw ada petunjuk khusus yang sering terlewatkan saat membaca ayat ini yaitu ‘beroleh harta di surga’.
Kita percaya bhw keselamatan kita adalah 1 jaminan yg Tuhan berikan bagi yang percaya bhw Yesus Kristus telah mati untuk menebus dosa-dosa kita, oleh darah-Nya kita dengan Bapa itu diperdamaikan. Keselamatan di sini tentu saja diartikan kalau kita nanti mati akan masuk surga. Itu pemberian Tuhan bagi org yg percaya tentunya, namun ada hal-hal yang dari pihak kita perlu utk dilakukan supaya kita tetap bs menikmati keselamatan yang Tuhan sudah sediakan bagi kita. Pastinya kita tidak bs menyelamatkan diri kita sendiri, artinya dg kemampuan yg kita miliki, kita tdk bs masuk surga, itulah sebabnya Tuhan menyediakan keselamatan bagi kita, Dia yg menjamin kita bisa masuk surga, spt seorg petinggi negara yg mengundang kita utk datang ke rumahnya, dia berpesan pd semua bawahannya untuk mempersilahkan kita masuk kalau kita di hari itu datang berkunjung. Tapi tentunya dia ingin kita datang dgn pakaian yg sopan, maka kita hrs mengikuti prosedur yg berlaku di rumah petinggi negara ini. Nah, prosedur inilah yang Tuhan berikan pada kita melalui ayat yg kita baca.
Contohnya, ada perumpamaan ttg pakaian yg hrs dipakai saat datang memenuhi undangan pesta (Matius 22:1-14). Dlm ayat ini diberikan 1 prosedur lagi: memperhatikan nasib orang miskin. Pertanyaan yang diajukan pd Yesus adalah bgmna memiliki hidup yg kekal, atau masuk surga, dijawab dgn bbrpa persyaratan dan diakhiri dgn menyuruh menjual seluruh harta dan memberikannya pd org-org miskin supaya beroleh harta di surga. Kenapa Yesus mengungkit ttg surga? Ini berarti untuk bisa masuk ke surga, ada hal yang hrs dilakukan, salah satunya dgn memperhatikan nasib org miskin. Kita jg ingat kisah Lazarus miskin dan org kaya, karena tdk peduli dgn nasib Lazarus yg miskin, si org kaya ini akhirnya menderita setelah dia meninggal. Bagaimana cara kita mengelola keuangan, jg diumpamakan dlm perumpamaan ttg talenta dan uang mina, ini digambarkan dgn ikut masuk dlm kesukaan tuannya, gambaran ttg akan menikmati surga dan tdk dihukum Tuhan atau masuk neraka. Jadi keselamatan Tuhan sudah sediakan, tapi kita perlu mengikuti prosedur yg Tuhan telah tetapkan utk bs menerima keselamatan itu.
Org miskin akan selalu ada, mereka mungkin adalah orang-orang yang kita kenal, sampai saat ini masih bergumul dgn hidupnya akibat situasi pandemi yang belum berakhir, apakah kita mau mempraktekkan prosedur yg Tuhan berikan dlm ayat ini yaitu berbagi dgn mereka dlm hal harta.
Markus 14:7
Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kamu dapat menolong mereka, bilamana kamu menghendakinya, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.