Hati Yang Tertutup

DI 10052022

2 Korintus 3:15-16
Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.
Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.

Sebagian org merasa sulit untuk memahami apa yg dibacanya dr isi Alkitab, memang hal ini sesuatu yg butuh bnyk kelengkapan untuk bs mengatasinya, ada metode-metode yang bs digunakan, namun perlu jg menyingkirkan penghalangnya.

Dlm ayat ini, rasul Paulus menyebut tentang salah satu penghalangnya yaitu ‘selubung’, apa itu selubung? Dlm bhsa aslinya ‘kalumna’ yg artinya ‘a veil’ atau kerudung. Kepala yang berkerudung berarti kerudungnya menutupi kepala dan wajah. Hati yg berselubung ialah gambaran dr hati yg tertutup, tertutup untuk Tuhan. Tapi bagaimana mungkin orang yang mau membaca Alkitab tapi hatinya tertutup untuk Tuhan? Kalau sekedar utk membaca & mempelajari Alkitab, org yg non Kristen pun ada yg melakukannya dgn alasan akademis, dlm pengertian dalam materi perbandingan ajaran-ajaran agama yg ada, ada juga karena utk berdebat, mencari-cari kesalahan Alkitab, dsbnya. Dalam ayat ini rasul Paulus berusaha utk mengingatkan bhw ketika berusaha untuk memahami Kitab Musa (Kejadian -Ulangan), perlu utk punya hati yg berbalik pada Tuhan, dlm hal ini bs diartikan sbg rekonsiliasi dgn Tuhan melalui pertobatan dan penundukan diri untuk taat pd perintah dan hukum Tuhan, dan tentu saja mengasihi Tuhan dg sepenuh hati.

Selubung yang menutupi hati, bagi tiap orang mungkin berbeda-beda jenisnya. Masalah yg berat bs membuat hati kita berpaling dari Dia, lebih fokus pd masalah shga mengalami yg disebut dgn krisis iman, tdk lagi sepenuhnya percaya pd firman dan janji-janji Tuhan. Rasa kecewa karena permintaannya ditolak Tuhan, bs jg membuat hati seseorg menjd ‘gelap’ spt tertutup oleh sesuatu. Jadi ada kaitan antara hati dgn kemampuan utk bs memahami apa yg dibaca dlm Alkitab, tentu ini salah satu dr sekian penghalang yg ada. Keengganan utk trs berusaha menggali kebenaran firman dlm Alkitab itu spt org yg berhenti menggali saat mencari harta karun yg ada dlm kedalaman tertentu, pdhal mgkin tinggal menggali sdkit lagi maka harta karun itu bs ditemukan. Jadi perlu jg ketekunan utk itu, namun hati harus ‘beres’ dgn Tuhan, hubungan dgn Tuhan hrs dlm keadaan harmonis dan intim, jangan ada dosa dan sesuatu yg jahat dlm hati kita, krna Tuhan jg berbicara lewat suara hati nurani yg paling dalam, yg paling murni.

Apa yg jadi selubung yg menutupi hati kita? Itu hrs kita singkirkan, supaya saat berusaha utk memahami kebenaran firman Tuhan, kita bisa mendapatkannya tanpa halangan yang berarti.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.