Yesus Sanggup

DI 01032014

Ibrani 2:18 NKJV
For in that He Himself has suffered, being tempted, He is able to aid those who are tempted.

Karena dalam hal itu Dia, diri-Nya sendiri telah menderita, menjadi digoda, Dia sanggup untuk menolong mereka yang digoda.

Hal terbesar yg bs mwnyebabkan kita berbuat dosa adalah ‘godaan’, bkn masalah. Manusia pertama jatuh dlm dosa karena ‘digoda’ utk melanggar perintah Tuhan. Dan Yesus ketika menjd manusia jg tdk lepas dr godaan.

Apa itu godaan?

Sebuah bujukan yg ‘masuk akal’ utk melakukan sesuatu yg seharusnya sudah diketahui bhw itu tdk boleh, tdk perlu dan hrs dijauhi dr hadapan kita.

Yesus pun pernah digoda, ketika selesai puasa 40 hari, iblis dtg menggoda spya Yesus melakukan sesuatu yg tdk perlu dilakukan dan efeknya iblis ingin Yesus tunduk kepadanya. Berkali-kali Dia hrs menghindar dr massa yg menginginkan Dia menjd raja, membebaskan mrka dr jajahan Romawi, terakhir Dia digoda utk tdk ‘meminum cawan’ yaitu penderitaan disalib.

Digoda spt itu membuat Dia ‘menderita’. Namun Dia selalu menang. Penderitaan membuat kita bs menang melawan godaan. Penderitaan yg spt apa? Penderitaan ketika Tuhan membuat kita ‘dewasa’.

Kualitas suatu benda hrs bs dibuktikan dg ‘daya tahan’ yg dimilikinya. Tdk mudah pecah maka pembuktiannya dg sengaja dijatuhkan atau dibanting. Bebas banjir maka hrs dtg banjir utk membuktikan bebas banjir atau tdk. Godaan adalah bentuk ‘soal ujian’ kehidupan, bs menyikapinya dg benar maka semuanya dpt diatasi.

Godaan muncul ketika sebuah kesempatan sengaja dibuat terlihat menarik dan menguntungkan kita. Mulai dr melihat atau mendengar sesuatu, kelihatannya benar, tdk merugikan siapa-siapa dan bs dilakukan. Pikiran mulai menganalisa dan hati mulai ‘bercabang’ hingga akhirnya terbujuk hingga akhirnya kita kalah oleh godaan.

Tuhan Yesus sanggup menolong kita melawan semua godaan ini. Caranya bgmna? Jadikan Dia sbg Tuan atas hidup kita. Seorg hamba ada di bawah pengawasan dan kekuasaan tuannya.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.