DI 25052022
Mazmur 35:17
Sampai berapa lama, Tuhan, Engkau memandangi saja? Selamatkanlah jiwaku dari perusakan mereka, nyawaku dari singa-singa muda!
Ada saat di mana kita merasa sendirian di saat hrs menghadapi situasi yg sangat berat, situasi yg penuh kemustahilan, di saat kita butuh Tuhan tapi Tuhan cuma diam saja. Mengapa?
Sebagian org memberi nasehat utk tidak perlu bertanya: mengapa Tuhan? Kelihatannya rohani tp justru nasehat spt itu tdk membangun iman & percaya kita. Kita harus paham mengapa semua ini terjd, walaupun jwbannya baru kita dapatkan setelah mendekati akhir dari situasi yg berat itu. Kalau kita tdk bs memahaminya, bgmna bs kita bersaksi ttg kebaikan Tuhan? Perlu utk bertanya mengapa Tuhan semua ini terjd, jangan lari dari kenyataan, kita hrs hadapi dgn penuh berani dan jg keyakinan bhw suatu saat kita bs memahami dan bersaksi supaya org bnyk bs terinspirasi dr kisah hidup kita. Selalu ada tujuan mulia yg Dia ingin nyatakan pada waktu-Nya jika Dia biarkan kita mengalami situasi yg berat. Tapi yang harus kita pahami ialah ada saat-saat di mana Tuhan membiarkan kita sndrian, Dia hanya melihat tapi tdk berbuat sesuatu apapun. Penulis Mazmur ini mengalami ketika Tuhan hanya memandangi tp tdk bertindak walaupun sdh berseru dan berdoa sekian waktu lamanya, sedangkan situasi bukan semakin baik, keadaan terhimpit, dan kemudian tidak ada lagi pengharapan, hanya percaya bhw Tuhan yg bs menolong, tapi Dia diam saja.
Mengapa Tuhan? Kapan Tuhan? Salahkah kita bertanya dg pertanyaan itu pd Tuhan? Tentu ini sesuatu yg wajar dan manusiawi, yg perlu untuk kita lakukan adalah bertanya tapi tdk ‘memaksa’ Tuhan utk segera memberikan jawabannya, kita hrs ingat bhw waktu Tuhan pasti yg terbaik, kpn Dia memberikan jawaban, itu kedaulatan Tuhan, biarkan semua terjd sesuai dgn perencanaan yg Tuhan sdh tetapkan utk kita. Rasa ingin tahu bs mendorong kita utk bersemangat menjalani dan mengakhiri situasi yg sdg terjadi, krna kitw yakin bhw Tuhan akan bertindak tepat waktu, Dia tdk terburu-buru dan jg tdk pernah terlambat, kalau Dia izinkan sesuatu terjd sesuai kekuatan atau bahkan melebihi kekuatan kita, Dia menguatkan kita dan nemampukan kita utk dengan optimis bs mendapatkan solusi dan keluar dr situasi itu sebagai pemenang. Dia cuma memandang tapi tetap peduli dgn apa yg sdg kita hadapi, selama Dia menilai kita masih mampu, Dia biarkan kita menghadapi situasinya, kalau kita nanti mulai kelabakan, barulah Tuhan bergerak menolong kita. Kalau kita mampu memahami hal ini, maka apapun situasi berat yang kita alami, kita punya keyakinan bhw ujungnya adalah kemuliaan-Nya dinyatakan.
Kalau Tuhan sedang hanya memandangi kita, jgn berpikir bhw Dia tdk peduli, Dia menilai kita masih mampu utk bertahan menghadapinya, pd saatnya nanti Dia bergerak menolong kita.