Sunyi di Hadapan Tuhan

DI 06062022

Wahyu 8:1
Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.

Terjadi kesunyian di surga kira-kira setengah jam (menurut satuan waktu di bumi, kekekalan tentu tdk mengenal satuan waktu), knpa seluruh penghuni surga ‘diam’ dan tak berani bersuara sama sekali?

Ada satu hal yg sangat penting jika dlm kondisi tertentu tdk ada yg ‘boleh’ bersuara, atau karena waktu utk berbicara sdg diberikan pada seseorg yg akan menyampaikan sesuatu, apakah untuk berpidato, memberi pengarahan dan kalau dlm ibadah waktu utk berkhotbah. Diam dilakukan jg karena ‘takut’ pd apa yg terlihat oleh mata. Dlm ayat selanjutnya ditulis bhw ada 7 malaikat yang berdiri di hadapan Tuhan sedang diberikan pada mereka 7 sangkakala. Hal yg bs kita pelajari dari ayat ini adalah ada waktunya kita untuk berdiam diri di hadapan Tuhan utk menerima sesuatu yg Tuhan ingin lakukan pada kita, apakah Dia ingin memberikan pd kita satu firman, atau ingin utk memberikan satu tugas beserta petunjuk yg hrs kita perhatikan, dsbnya. Berdiam diri juga dapat diartikan sbg kita siap utk menerima sesuatu yg dari Tuhan. Banyak org hanya menunggu untuk terima sesuatu dr Tuhan tapi tidak menyiapkan dirinya utk siap menerima dr Tuhan. Berdoa itu memang sesuatu yg sederhana, komunikasi dua arah antara kita dgn Tuhan, tp ketika berdoa pd Tuhan, kita hrs siap utk menerima sesuatu yang dari Tuhan, siap terima jawaban doa, firman yg khusus utk kita, atau sesuatu yg lainnya.

Berdiam diri jg bs diartikan tdk membantah dan tidak berdebat dgn lawan bicara, mendengar & memperhatikan dgn seksama, fokus pd apa yg ada terlihat oleh mata kita. Kalau jawaban yang Tuhan berikan itu ternyata tdk sesuai dengan yg kita harapkan, jgn kita marah pd Tuhan, protes atau tdk menghormati kedaulatan Tuhan. Kisah Daud yg berpuasa minta pd Tuhan utk anaknya yg sedang sakit utk disembuhkan, tapi nyatanya anaknya justru meninggal, Tuhan menolak apa yg Daud minta, tapi Daud tdk protes, tdk marah, tetapi menerima itu dgn kebesaran hati dan dia tetap menghormati kedaulatan Tuhan. Anak yg lahir selanjutnya justru Tuhan sangat kasihi, dab pd akhirnya dialah yg dipilih Tuhan utk menjadi raja Israel menggantikan Daud, dialah Salomo, yg bahkan oleh Tuhan sendiri diberikan sebuah nama khusus yaitu Yedija yg artinya ‘kekasih dr Tuhan’. Yg kedua belum tentu bukan yg terbaik, tp beda dlm pandangan Tuhan, anak pertama dr Daud lahir dr hasil perzinahan, sedangkan anak yg kedua yaitu Salomo lahir krna rencana Tuhan utk masa depan bangsa Israel. Kalau yang kita minta ditolak Tuhan, mgkin ada sesuatu yg lebih baik dr Tuhan akan datang berikutnya, jauh lebih baik dr yg pertama kita minta pd Tuhan.

Berdiam di hadapan Tuhan, tentu butuh suatu penguasaan diri, kebesaran hati dan ketaatan yg utuh pd Tuhan, bersiap untuk menerima yg akan Tuhan berikan pd kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.