DI 09062022
Kisah Para Rasul 5:2, 7
Dengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul.
Kira-kira tiga jam kemudian masuklah isteri Ananias, tetapi ia tidak tahu apa yang telah terjadi.
Membaca kisah ini ada yang menggelitik logika yang saya miliki: suami sudah meninggal 3 jam lalu, sang istri tidak mengetahuinya? Apakah dia dan suaminya sedang terpisah di 2 tempat yang jaraknya cukup jauh?
Apa yang sebenarnya dilakukan Safira sehingga dia tidak tahu bahwa suaminya baru saja mati dan sudah dikuburkan? Apakah tdk ada seorang pun yg memberitahukan ttg kematian suaminya itu? Logika yg bs kita perkirakan adalah bhw dia sdg pergi jauh utk menyembunyikan hartanya yg sebagian memang sengaja disembunyikan utk diri mereka sendiri. Di saat itu memang bajyak jemaat yg menjual harta miliknya lalu dibawa ke hadapan para rasul utk dikelola sebagai plynan diakonia bagi jemaat lain yg berkekurangan. Bs saja krna tdk enak hati krna melihat org banyak sdh menjual harta miliknya, Ananias dan Safira akhirnya menjual tanah miliknya, sebagian utk dibawa ke hadapan para rasul, sebagian untuk mereka nikmati sndri. Ini bukan ketamakan, tapi menipu Tuhan, mendustai Roh Kudus, akibatnya sangat fatal: keduanya hrs mati krna mendustai Roh Kudus. Cuma ikut-ikutan berbuat baik, tapi hanya utk pencitraan semata, tdk dilakukan atas dasar kasih dan ketaatan pd firman Tuhan. Kita hrs belajar bhw Tuhan tdk butuh harta kira, tapi yg Dia inginkan adalah ketaatan karena dengan segenap hati mengasihi Tuhan.
Mengurus harta bisa menyimpangkan hati kita dr kemurnian dlm hal mengasihi Tuhan. Ketika kita merasa hidup kita itu nyaman dan aman jika memiliki banyak harta, itu berarti kita mulai tdk lagi mengandalkan Tuhan sepenuhnya. Uang bs menggantikan Tuhan dlm hal memberikan rasa aman bagi hidup kita. Perlahan-lahan cinta kita beralih dr Tuhan kepada harta, lebih banyak wkt kita habiskan utk mengurus harta drpd utk tetap menjaga hubungan baik dgn Tuhan. Harta bisa diumpamakan spt memiliki ‘sayap’, bisa terbang mendekat dan menjauhi kita, kita bisa menjadi kaya dan sebaliknya jg bs menjadi miskin. Kalau harga diri kita ditentukan oleh harta yg kita pny, maka spt nilai uang yg bs naik atau turun, harga diri kitapun bs melambung tinggi atau terjun dg bebas tanpa ada yg bs menahannya. Harta bagi org Kristen adalah wujud kepercayaan yg Tuhan berikan pada kita untuk dikelola dgn benar, shga memberikan bnyk manfaat bagi kita dan jg utk mrka yg membutuhkan. Harta tidak bs membeli keselamatan kekal dan mujizat Tuhan, tapi harta itu bisa menghilangkan rasa takut akan Tuhan yg dimiliki oleh seseorg yg sebelumnya sangat mengasihi Tuhan.
Pilihan ada di tangan kita: uang jadi hamba bagi kita atau kita diperhamba oleh uang, harta bisa memberi kenikmatan hidup di dunia, tapi tidak bs memberi kepastian utk masuk surga.