DI 19092022
Maleakhi 3:13-14
Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: “Apakah kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?”
Kamu berkata: “Adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?
Masih ada org Kristen yg tidak beribadah di hari Minggu di gereja, mgkin dlm pikiran mereka itu mau ibadah atau tidak, itu terserah mereka, tapi benarkah beribadah itu hanya sebuah pilihan?
Dari ayat yg kita baca, jelas Tuhan merasa tidak nyaman dgn perkataan bhw beribadah itu hal yg sia-sia, bahkan itu dianggap sikap yang kurang ajar bagi Tuhan. Sejarah mencatat bahwa Tuhan sangat serius utk membebaskan umat-Nya spya bs beribadah kepada Tuhan. Kisah dlm Keluaran ttg 10 tulah di Mesir jelas sekali menunjukkan begitu inginnya Tuhan bisa membebaskan satu bangsa yaitu bangsa Israel supaya bs beribadah shga kita tahu kemudian di tulah yg ke-10, brpa bnyk jumlah anak-anak sulung di Mesir yg jadi korban, ditambah lagi mereka yg masih berniat menghalangi bangsa Israel sehingga mati saat laut kembali tertutup setelah dibelah (Keluaran 14). Betapa Tuhan menginginkan umat-Nya bisa beribadah kepada-Nya! Org yg tidak beribadah pasti punya pikiran bhw ibadah itu sia-sia, tidak menyenangkan, shga timbul kemalasan, apalagi skrg bs ibadah ‘online’. Tapi samakah beribadah di rumah Tuhan dg beribadah secara online? Itu jelas beda! Ambil contoh saja: samakah ketika orangtua kita ulang tahun, tapi kita hanya kirim WA atau video call, padahal kita bs datang utk menemui mereka? Kecuali kita ada di tempat yg jauh, itu bs dimaklumi.
Jgn kurang ajar terhadap Tuhan, beribadah itu bukan sebuah pilihan, walaupun kita bs memilih mau beribadah atau tidak. Kita beribadah dtg ke gereja utk bertemu Tuhan, itu menunjukkan satu sikap hormat kita pd Tuhan. Kalau tdk ada satu ganjalan dgn seseorg, kita pasti mau bertemu & berkomunikasi secara intens, kalau ada konflik, melihat mukanya saja ogah. Beribadah itu satu kewajiban dr Tuhan utk kita, itu bs kita lihat dari betapa seriusnya Tuhan mengatur segala hal yg penting utk hal ibadah, mulai dr kitab Keluaran hingga kitab Ulangan, bnyk ditemukan aturan ttg ibadah. “Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dgn tangan hampa” (Ulangan 16:16). Jadi memang beribadah itu satu perintah yg wajib dilakukan, jelas bukan pilihan. Melanggar perintah Tuhan maka akan ada hukumannya, ada akibatnya yg nanti hrs ditanggung. Jgn kurang ajar terhadap Tuhan dgn berpikir bhw beribadah pd Tuhan itu sia-sia.
Sekalipun sedang menghadapi situasi yg berat, tetaplah beribadah, tetaplah berdoa, jgn lalai & malas utk melakukan perintah Tuhan, beribadah itu tdk sia-sia bagi hidup kita.