Tetap Percaya

DI 13102022

Mazmur 27:3
Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itu pun aku tetap percaya.

Kalau sekedar membacanya saja, mungkin kita tidak merasa perkataan Daud ini luar biasa, tapi cobalah utk membayangkan diri kita dikepung oleh puluhan org, apa yg kita rasakan?

Mental seorg tentara tentu lebih kuat drpd orang pd umumnya, tapi tetap saja setiap orang punya daya tahan mental yg ada batasnya. Daud juga adalah seorg tentara, bahkan seorang panglima, pasti jg punya rasa takut dan kegentaran, tp ada hal yg membuat dia tetap kuat menghadapi apa yg dia alami yaitu dia punya kepercayaan yang kuat pd Tuhannya. Dikepung bnyk tentara tentu saja resikonya adalah mati terbunuh, sekalipun di tangan memegang senjata perang, tp secara logika perlahan-lahan pasti akan kalah, namun Daud berkata bhw dia tetap percaya bahwa dia disertai oleh Tuhan, dia akan ditolong dan pada akhirnya dilepaskan dr tangan musuh. Situasi yg tidak baik biasanya akan membuat seseorg utk lebih menggunakan pikirannya sendiri terlebih dahulu drpd langsung mengaktifkan imannya pd Tuhan. Pola pikir yg umumnya dimiliki tiap org adalah pakai dulu kemampuan yg kita miliki, jika gagal, barulah minta pertolongan Tuhan. Di satu sisi tentu ada benarnya, kalau bisa kita kerjakan sendiri, ya kerjakan saja, itulah gunanya Tuhan memberikan kita otak utk berpikir, namun di sisi yg lain, jgn terlalu percaya diri berlebihan, ingat bahwa ada hal-hal yg di luar batas kemampuan pikiran kita, dan solusinya hanya ada pd Tuhan.

Kebiasaan yang Daud lakukan saat menghadapi peperangan adalah bertanya pd Tuhan, apa yg hrs dilakukan, walaupun dia pasti punya banyak anak buah yg mampu utk mengatur strategi dgn baik, tapi Daud lebih mengutamakan Tuhan dlm segala hal. Misalnya dlm keseharian kita, lebih menyakinkan konsultasi pada dokter sungguhan drpd bertanya pd org yg hanya tahu dr medsos ttg kesehatan. Ketika menghadapi suatu situasi yg seperti ‘mengepung’ kita, masihkah kita bisa tetap percaya pd Tuhan? Biasanya kita ingin yg cepat bs selesai, dan kadang kita berpikir bhw kalau memakai caranya Tuhan, pasti prosesnya memakan waktu lebih lama, shga kita memilih untuk mengandalkan Tuhan setelah semua cara yg kita pakai ternyata gagal menyelesaikan apa yg sedang kita hadapi, akibatnya justru wkt yang tersita jauh lebih lama dibandingkan kalau dari awalnya kita sudah mengandalkan Tuhan. Satu masalah belum selesai, lalu muncul masalah yg lain akibat dr gagalnya cara yang kita gunakan, apalagi kalau cara itu beresiko fatal, beban kita akan semakin berat dan membuat kita menjadi lebih pesimis dan putus asa.

Tetaplah percaya walau situasinya mgkin akan semakin memburuk, selama tidak ada hal yang menjadi penghalang antara kita dengan Tuhan, yakinlah Tuhan akan bertindak tepat pd waktu yg Dia telah tentukan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.