Dosa Tidak Diperhitungkan

DI 14102022

Mazmur 32:2
Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!

Dosa adalah penghalang antara kita dgn Tuhan, akibatnya kalau dosa itu tdk dibereskan, apa yg harusnya kita terima dr Tuhan itu menjadi batal utk kita terima bahkan hubungan kita dgn Tuhan menjd semakin memburuk.

Kesalahan yg tidak diperhitungkan, apa maksud dr kalimat ini? Lebih mudahnya kita gambarkan spt saat kita makan di sebuah resto, lalu di sana kita bertemu teman lama yg ‘konglomerat’, lalu makan bersama. Saatnya untuk membayar, dia yg membayarnya. Artinya yg harus kita bayar itu dimasukkan ke dlm tagihan dia, jadi pihak resto tdk memperhitungkannya pd kita, tp dihitungkan kepada teman lama kita. Kurang lebih demikian gambarannya, kita menikmati keadaan hidup yg baik sekalipun kita masih berbuat dosa, tp krna dlm Tuhan ada pengampunan, dosa kita yg bnyk itu diampuni Tuhan, sehingga kita bisa hidup dg damai sejahtera. Itulah pendamaian yang Tuhan lakukan pd kita, oleh darah-Nya kita didamaikan dgn Tuhan sehingga kita bs datang menghadap Tuhan dlm keadaan yang layak krna dilayakkan oleh darah-Nya. Kesalahan dan dosa kita tidak diperhitungkan Tuhan, padahal sebelum kita dg merendahkan diri dan bertobat, memohon pada Tuhan utk bersedia mengampuni kita. Di sinilah kita mengerti bhw Tuhan sendiri mau hubungan kita dg Dia ada dlm keadaan damai, shga berkat yg Dia telah janjikan dan sediakan bs kita terima dan alami senantiasa dlm hidup kita.

Yang tidak berjiwa penipu, dlm terjemahan lain dikatakan: di dlm rohnya tdk ada tipu daya. Yang sifatnya kekal dalam diri manusia ialah rohnya, tubuh jasmani sifatnya fana, suatu saat terpisah dari roh kita, itulah kematian. Yang kita kerjakan sepanjang hidup kita di dunia itu tidak ‘melekat’ pd tubuh jasmani kita, tp pada roh kita. Di saat nanti kita menghadapi pengadilan Tuhan, apa yg kita pernah lakukan sejak kita lahir hingga mati, itu akan dihakimi oleh Tuhan. Roh yang tdk ada tipu daya, bisa dimaknai sbg roh yg ‘suci’, lebih tepatnya saat kita dikembalikan statusnya sbg org benar karena dibenarkan oleh Tuhan. Dalam Wahyu 7:14, kita melihat bahwa roh manusia itu terlihat mengenakan jubah yang dicuci di dalam darah Anak Domba: “Maka kataku kepadanya: “Tuanku, tuan mengetahuinya.” Lalu ia berkata kepadaku: “Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.” Roh yg dgn jubah putih adalah roh seseorg yg dosanya telah dihapus, tdk diperhitungkan Tuhan, shga rohnya dlm keadaan suci dan kudus, bebas dari segala yg jahat, termasuk tdk lagi ada tipu daya.

Jgn biarkan dosa terlalu lama dibiarkan tanpa adanya pemberesan dg Tuhan, dosa yg menjadi penghalang untuk kita mengalami yang baik dr Tuhan, segera berdamai dg Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.