Tetap Sehati dan Sejalan

DI 22102022

Daniel 3:23
Tetapi ketiga orang itu, yakni Sadrakh, Mesakh dan Abednego, jatuh ke dalam perapian yang menyala-nyala itu dengan terikat.

Walau menghadapi kengerian yg amat sangat, 3 org ini tetap sehati dan sejalan, tdk ada satupun yg merubah pendiriannya demi menyelamatkan dirinya sndri dr kematian yg menanti mereka.

Kita pasti senang kalau punya sahabat atau org yg sehati dan sejalan dgn kita, membuat kita bs lebih bersemangat dan tdk gentar menghadapi masalah apapun. Tp kalau seandainya ada yang berubah pikiran demi menguntungkan diri sndri, dan malah mengkhianati komitmen bersama, ini tentu suatu rasa yg sangat menyakitkan. Takut mati, takut kehilangan posisi, takut ini dan takut itu, dsbnya, membuat seseorang bs mengubah keputusan dan melanggar komitmen yg ada, yg dulunya bilang akan sehidup semati, susah dan senang dirasakan bersama, tdk akan melanggar komitmen, tapi karena ketakutannya, semua itu hanyalah perkataan janji manis dan kosong. Ini tentu bs membuat pro dan kontra bagi beberapa org dan golongan, ada yang berpendapat sedikit cerdiklah dlm menghadapi pilihan yg buruk, jgn terlalu idealis, nyawa itu lebih penting daripada apapun jg. Namun kisah 3 org dlm ayat ini, jelas terbukti bhw ketika mereka tetap berkomitmen dgn pendirian mereka bersama dan ancaman yg dihadapi adalah kematian dgn cara mengerikan, justru nyawa mereka semua diselamatkan dan mereka justru diangkat ke posisi yg lebih tinggi dr yg sebelumnya dlm pemerintahan di Babel.

Ketakutan itu ‘menular’, spt kisah 12 pengintai yg diutus utk melihat tanah Kanaan, 10 org yang mengabarkan kabar yg negatif, bisa membuat 1 bangsa ‘kena mental’, yakin tidak akan sanggup utk mengalahkan musuh mereka. Dalam hukum perang zaman dulu, kita temukan ini: Lagi para pengatur pasukan itu harus berbicara kepada tentara demikian: Siapa takut dan lemah hati? Ia boleh pergi dan pulang ke rumahnya, supaya hati saudara-saudaranya jangan tawar seperti hatinya (Ulangan 20:8). Butuh keberanian untuk tetap berkomitmen sekalipun yg hrs kita hadapi bersama adalah maut. Itu jg yg dikatakan Yesus bhw jgn takut pd manusia yang bs membunuh: Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka (Matius 10:28). Tdk semua org sanggup melakukan ayat ini, tapi Tuhan sudah memberikan firman ini utk diingat dan ditaati. Jadilah org yg menguatkan org lain, bukan justru menularkan ketakutan yg membuat iman dan semangat menjd lemah dan gagal utk meraih apa yg Tuhan janjikan.

Atasi ketakutan kita, karena itu akan menahan langkah kita untuk maju dan mengalami kuasa Tuhan dlm hidup kita, jgn tularkan ketakutan, tp tularkan semangat dan keberanian.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.