DI 15022023
2 Tawarikh 20:22
Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat TUHANlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.
Apa bedanya memuji Tuhan dgn karaoke lagu rohani? Tanpa sadar seringkali org berkaraoke di saat ibadah, dan tdk menyadari bhw pujian yg berkenan di hadapan Tuhan akan menghadirkan kuasa Tuhan di tengah-tengah umat-Nya.
Kalau memuji seseorg, tujuannya jelas supaya org itu hatinya senang, bkn untuk membuat hati kita sndri yg senang. Berkaraoke itu usaha utk membuat hati senang, bs melepas penat stress yg menekan hidup kita, kita pilih bernyanyi lagu yg kita sukai, walau terkadang syair lagunya tdk begitu baik utk dinyanyikan. Tapi sayangnya, di ibadah gereja terkadang yang terjadi bukannya memuji Tuhan: membuat Tuhan senang, namun justru membuat kita senang: pilihan lagunya yg musik dan iramanya kita suka, ‘beat’nya begitu asyik, liriknya yg kita sukai. Maka saat bernyanyi justru kita bersemangat, tapi begitu lagu pujian yang bkn favorit kita, kita ‘lesu’ menyanyikannya. Bukankah itu persis di ruang karaoke? Kalau org lain sdg menyanyikan lagu kesukaannya yg bkn lagu favorit kita, biasanya kita tdk ikut bernyanyi atau bergoyang, lihat-lihat HP sambil memilih lagu favorit kita berikutnya yg akan dinyanyikan. Seharusnya lagu pujian apapun yg dinyanyikan saat ibadah, kita tetap hrs semangat bernyanyi karena tujuannya membuat Tuhan senang, bkn membuat kita senang. Kalau mau senang, pergi ke tempat karaokean, bebas nyanyi apa saja.
Yang menciptakan lagu pujian jg hrs Alkitabiah, sebagai contoh: satu lagu syairnya berkata: Kau Tuhan s’lalu menjawab semua seru doaku, tapi lagu yg lain berkata: Tak selalu Tuhan menjawab doa. Yg benar yg mana? Kalau maksudnya ialah Tuhan selalu mendengar doa tapi tdk selalu apa yg kita minta itu dikabulkan Tuhan, ini masih bs dipahami. Benarkah Tuhan selalu mendengar doa kita? Alkitab berkata: Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu (Yesaya 59:1-2). Jadi yg benar adalah Tuhan selalu mendengar & menjawab doa kita selama tdk ada penghalang, yaitu kejahatan dan dosa kita. Kalau ada penghalang, Dia tdk akan mendengar dan menjawab kita. Memuji Tuhan itu jgn asal nyanyi, pahami jg syairnya apakah Alkitabiah atau tdk? Karena apa yg kita naikkan sbg pujian bagi Tuhan itu dampaknya kembali pd diri kita.
Pujilah Tuhan dgn segenap hati, tapi jgn untuk menyenangkan diri kita sndri, senangkan Tuhan dan Dia akan mengizinkan kita merasakan bhw Dia hadir di dlm hadirat-Nya.