DI 05042023
Yesaya 38:7
Inilah yang akan menjadi tanda bagimu dari TUHAN, bahwa TUHAN akan melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya:
Bukan saja org atheis dan non Kristen yang mengajukan pertanyaan ini, org Kristen yang bahkan sudah puluhan tahun bs bertanya ttg hal yg sama di saat mengalami masalah.
Kalau Tuhan ada, knpa ini dibiarkan terjadi? Kenapa Dia diam? Kenapa keadaan semakin buruk dan tanpa pengharapan? Pertanyaan spt ini kelihatannya keluar dr mulut org yang tdk punya iman, tp jgn berpikir spt itu karena kalau kita sendiri yg nanti mengalami hal yg sulit dan keadaan yg tdk baik, mgkin kita jg menanyakan hal yg sama. Adalah misteri yg hanya Tuhan tahu jawabannya ketika Tuhan melakukan atau bersikap sesuatu yang tidak biasanya shga membuat kita bingung, putus asa dan berpikir bhw Tuhan tdk mengasihi kita lagi. Mari kita lihat kasus Lea dan Rahel, kedua istri Yakub, Lea tdk cantik tp rahimnya subur sedangkan Rahel sangat cantik tapi mandul. Coba kita renungkan ayat ini: Lalu ingatlah Allah akan Rahel; Allah mendengarkan permohonannya serta membuka kandungannya (Kejadian 30:22). Tuhan baru mengingat Rahel setelah Lea melahirkan 6 anak laki-laki dan 1 anak perempuan bagi Yakub. Baru ingat? Berarti ‘lupa’? Tuhan koq lupa?
Ini ibarat orgtua yg mengantar anaknya pergi sekolah, di tengah jalan baru ingat ada anak yg ketinggalan. Menurut pendapat manusia, Tuhan melupakan Rahel, tp sebenarnya Dia tidak melupakan Rahel, semua ada dlm satu perencanaan Tuhan yg sempurna shga utk bbrpa saat, Tuhan mendiamkan Rahel yang pasti terus berdoa dan memohon pd Tuhan. Kalau seandainya Rahel melahirkan Yusuf berbarengan dgn Lea melahirkan juga, maka umur Yusuf saat di peristiwa dlm kamar istri Potifar pasti jauh lebih tua dan mgkin tidak lagi memancing nafsu lagi, dan mungkin tdk akan terjadi Yusuf difitnah lalu dia dipenjara, tidak ada peristiwa dia dipanggil dr penjara untuk mengartikan mimpi Firaun, tidak ada peristiwa dia diangkat jadi org ke-2 di Mesir. Kita yg hidup di zaman sekarang bs paham ttg ini, tapi Rahel waktu itu mgkin berpikiran bhw Tuhan pilih kasih dan melupakan dia.
Mgkin kita sedang bertanya apakah Tuhan itu ada? Dia tdk lupa akan janji-Nya, namun kita yg hrs sabar menantikan rencana Tuhan mulai digenapi dlm hidup kita.