DI 06042023
Kejadian 31:2
Lagi kelihatan kepada Yakub dari muka Laban, bahwa Laban tidak lagi seperti yang sudah-sudah kepadanya.
Apa yg org lain pikirkan bs sedikit tergambar dr raut wajahnya, demikian jg dgn perasaan seseorg, bs sedikit terlihat dr raut wajahnya sekalipun bbrpa org sangat pandai dlm hal menyembunyikan perasaan dan pikirannya shga tdk terlihat dr raut wajahnya.
Yakub tahu bhw Laban yg adalah mertuanya mulai berubah sikap terhadapnya, ini mgkin karena dlm ayat sblumnya dikatakan bahwa anak-anak Laban berkata bhw Yakub telah mengambil seluruh harta ayah mereka untuk memperkaya diri sendiri, dan mungkin Laban terpengaruh oleh omongan itu. Konflik dlm keluarga memang sering terjd akibat urusan harta, kali ini Yakub hrs berhadapan dengan mertua dan ipar-iparnya, apalagi Yakub saat itu tinggal di rumah mertuanya. Bbrpa orang pasti pernah mengalami suka duka tinggal di rumah mertua, serumah dgn ipar-iparnya. Kalau bertemu dgn mertua dan ipar yg baik maka suasana rumah spt surga, namun jika mertua dan ipar bersikap jahat, suasananya mirip spt neraka. Memang lebih nyaman utk tinggal di rumah sendiri apalagi kalau sudah memiliki anak, hidup mandiri lebih dihormati drpd masih menumpang hidup, dan memang jauh lebih baik tdk ada pihak ketiga yang ikut campur dlm kehidupan sebuah pernikahan.
Apakah kita jg pandai melihat raut wajah org lain? Misalnya ketika org lain sdg tidak ingin bicara terlalu lama, atau org itu ingin kita utk segera cepat pulang karena dia masih bnyk hal yg hrs dikerjakan di rumah, kita hrs peka dan paham dgn ‘bahasa isyarat’ dan ‘bahasa tubuh’ org lain. Demi sopan santun, org lain mgkin sungkan utk langsung menyampaikan sesuatu pd kita, jd dipakailah isyarat tertentu yg dia harapkan kita bs menangkapnya. Jgn kita terlalu asyik dgn diri kita sendiri, jangan merasa bhw kita pasti disukai org lain walau mereka berkata: “Anggap saja spt di rumah sendiri.” Kadang keramahan itu sesuatu yang hanya berupa perkataan saja, sekedar basa basi supaya kelihatan sopan, dan kita harus bs menyikapinya dgn bijak. Belajar utk peka dan mengatur kata-kata yg ingin diucapkan agar tdk menyinggung perasaan org lain dan kita masih dinilai sbg org yg ramah & sopan.
Bijaklah saat menilai raut wajah org lain, jgn bodoh, karena komunikasi yg rusak sangat merugikan dlm suatu hubungan, belajar utk peka dan tetap tunjukkan keramahan.