Menyebut Asal Usul Kita

DI 03052023

Lukas 18:37-38
Kata orang kepadanya: “Yesus orang Nazaret lewat.”
Lalu ia berseru: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”

Ini kisah ttg seorg buta yg duduk mengemis di daerah dekat Yerikho, dia pd akhirnya bisa kembali melihat setelah Yesus mengabulkan permintaannya utk dapat melihat.

Yesus disebut berbeda dlm 2 ayat ini: orang pertama menyebut Yesus sbg Yesus orang Nazaret, sementara si org buta ini menyebut bhw Yesus, Anak Daud. Di sinilah kita dapat memahami bhw pengenalan akan Tuhan dr tiap org mgkin saja tdk selalu sama, bagi yg pernah mengalami mujizat kesembuhan, dia menyebut Tuhan sbg Tuhan Penyembuh, dan mgkin org lain menyebut Tuhan sbg Tuhan sbg Tuhan Yang Dahsyat, dsbnya. Di sisi lain juga, penyebutan berbeda ini mengingatkan kita bhw terkadang mengingat org lain dapat dikaitkan dgn asal usulnya: daerah kelahiran, riwayat keluarganya, atau jejak rekam hidup yang ada, misalnya si A eks narapidana, si B tukang tipu, si C yg dermawan, dsbnya. Satu sisi penyebutan itu bs dampaknya positif, tp di sisi lain bs dampaknya negatif karna yang diingat org adalah perbuatan negatif yg dulu pernah dilakukan dan yg pernah terjadi. Ada pelajaran yg bs kita ambil dari hal ini.

Berhati-hatilah dg apa yg kita lakukan dan jg yg kita perkatakan, itu akan menjadi sejarah yg selalu mengikuti kita ke manapun dan jg kapanpun, apalg kalau kita ini tergolong org yg punya nama besar di mata bnyk org. Satu ingatan yg kuat ttg kita akan membuat kita punya sebutan yang mgkin melekat sampai akhir hidup, dan ini susah sekali diubah dan mgkin tdk bs diubah meskipun kita berusaha utk mengubahnya. Org mengenal kita tentu dari sejarah hidup kita, jejak digital, dan juga sebagian dr hasil omongan org banyak yang kemudian diadopsi digunakan untuk menjadi sebutan yang mengikuti nama kita. Mungkin kita tdk begitu senang dgn sebutan itu, tapi itulah bukti bhw mata org banyak itu saling menilai satu sama lainnya, kalau ada sebuah cela, ini dipakai untuk menjatuhkan reputasi dan nama baik kita, tapi jg org bs memfitnah kita dgn sebutan yg sengaja diciptakan utk memberi image buruk ttg kita.

Sebutan di belakang nama memang punya dampak positif atau negatif, bijaklah dalam berbuat dan berkata-kata, jangan ada cela yg bs dimanfaatkan org lain utk kepentingan terselubung yg diarahkan pd kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.