DI 02102023
Markus 7:33
Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu.
Tindakan meludah di zaman itu adalah satu tindakan sbg wujud penghinaan karena org itu tdk mau melakukan kewajibannya sesuai dgn hukum Taurat, juga sbg tindakan hinaan pd org lain yg ditawan.
Ada 3 peristiwa kesembuhan yg Yesus buat, dgn menggunakan ludah yaitu pd org yang sakit tuli (Markus 7:31-37), lalu pd orang yg sakit buta di Betsaida (Markus 8:22-26), lalu yg terakhir Yesus menyembuhkan org buta sejak lahir (Yohanes 9:1-41). Apa yg bs kita pelajari dr 3 peristiwa ini? Suatu mukjizat yg terjd bisa saja diawali dgn suatu penghinaan dr Tuhan, bahasa halusnya direndahkan oleh Tuhan. Diludahi berarti dihina, disembuhkan dgn ludah jg sesuatu yg tidak lazim, tp ketika mau merendahkan diri, sekalipun dihina oleh Tuhan, tetap bisa menerima dgn rendah hati. Hasilnya adalah kesembuhan! Proses dihina Tuhan jg dialami oleh Yusuf, anak Yakub, dia yg tadinya seorg yg terhormat, namun harus mengalami kenyataan bahwa dia dijual oleh saudara-saudaranya menjd budak. Kisah yg lain adalah Naaman yg sakit kusta ternyata sembuh karena mau merendahkan diri dgn mandi di sungai yg kotor atas perintah nabi Elisa.
Banyak masalah, perlu mujizat, solusi, tapi kenapa ditambah dgn turunnya derajat hidup kita sehingga kita menerima penghinaan yg begitu banyak. Kita dianggap spt sampah yg membawa bibit penyakit menular, dijauhi & kehilangan segalanya dlm hidup ini. Pernah kita berpikir bhw itu adalah bagian dari satu rencana Tuhan? Setelah ‘diludahi’ lalu menjd sembuh, setelah dihina, mujizat dan solusi itu akan datang menyertainya jg. Masalah yg ada adalah tdk semua org bs menerima satu situasi di mana Tuhan sedang ‘meludahi’ dia dgn tujuan utk ‘menyembuhkannya’. Sengaja direndahkan supaya nantinya ditinggikan dg cara yg ajaib, itulah yg seringkali Tuhan ingin perbuat atas kita. Rendahkan diri ketika ada dlm situasi yg buruk, saat minta pertolongan dr Tuhan, jgn menyombongkan diri, relakan diri kita utk ‘dihina’ Tuhan, itu salah satu cara Tuhan utk menyelesaikan masalah yang ada yg sedang kita hadapi.
Pikiran Tuhan tidak dapat kita pahami, hanya Dia yg tahu apa yg ajan terjd di depan, hanya terus percaya saja pd Dia, sekalipun saat ini mengalami perendahan dr Tuhan.