Ukuran Mengasihi Tuhan

DI 30092023

Yohanes 14:23
Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

Melakukan kegiatan yg rohani sifatnya tentu sesuatu yg sangat baik, tp kita hrs waspada bhw kita bs melakukan kegiatan kerohanian tp tdk dgn hati yg mengasihi Tuhan.

Misalnya mudah saja, apakah kita melayani masih dimotivasi karena mengasihi Tuhan, ataukah sudah spt melakukan pekerjaan? Ini tentu saja sesuatu yg banyak terjd di sekitar kita, bahkan dlm komunitas rohani sekalipun yg kita ada di dalamnya. Masih melakukan, tapi sdh tidak ada ‘gregetnya’, asal hadir saja dan yg penting pimpinan melihat. Dlm ayat yg kita baca, ukuran mengasihi Tuhan bukan banyak melakukan kegiatan rohani, tp harus menuruti firman Tuhan, tetap berpegang pd firman-Nya, meneruskannya pd generasi yg di bawah kita. Melakukan kegiatan yg rohani itu dipandang sbg wujud kita mengasihi Dia, bukan bukti mengasihi Dia! Ini yg sering kita salah mengerti, banyak melakukan kegiatan rohani bukan berarti pasti cinta Tuhan! Bisa jadi itu hanya sekedar pelarian dari masalah yg kita hadapi. Bahkan ada pandangan yang negatif bhw org yg aktif dlm kegiatan rohani itu karena dia tidak mampu lagi berkarya di dunia sekuler atau dunia kerja.

Seberapa ketaatan kita menuruti firman-Nya, seberapa itu jg kita mengasihi Dia. Jika kita masih mengukur firman Tuhan dg logika, yg sejalan dgn logika, bisa dilakukan, yg beda dgn logika, kita kesampingkan. Apakah kita lebih pintar drpd Tuhan dalam hal membuat peraturan? Bnyk org mencari alasan supaya bebas dr melakukan firman Tuhan, ayat dgn sengaja dikutak-katik, ditafsirkan semaunya sendiri, sehingga terlihat firman Tuhan tidak relevan lagi dilakukan di zaman ini. Sungguh berbahaya! Kalau Tuhan belum batalkan, itu masih hrs terus dilakukan hingga kapanpun! Tp bnyk org berpikir bhw yg ada dlm Alkitab itu sudah kuno, itu hanya utk zaman dulu, tdk pas lagi utk zaman sekarang. Org spt ini bisa kita nilai kasihnya pd Tuhan itu spt apa, pasti ada celah utk dia berpaling pd allah lain jika dinilai lebih realistis dan mudah aturan yang diberikan untuk dijalani. Kasihnya bersyarat, hubungannya dgn Tuhan itu hubungan jenis ‘transaksi jual beli’.

Jgn ingin terlihat sbg org yg religius, ukuran yg manusia pakai itu rapuh, kita bs tertipu dg apa yg kita lihat, terlihat religius ternyata dia bajingan!

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.