Serupa Dengan Bapa

DI 05112024

Matius 5:44-45
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Ciri-ciri seorang anak seseorg punya 2 jenis kesamaan, pertama secara fisik, ada suatu kemiripan dgn wajah orgtuanya, kedua, ada kesamaan dalam caranya bertingkah laku yg mirip dgn orgtuanya.

Wajah mirip, cara jalannya mirip, tertawanya jg mirip, dsbnya, sesuatu yg bisa dgn mudah terlihat oleh mata bhw seseorg itu anak dari si A atau si B, utk lebih mudah, kita gunakan kata ‘banyak kesamaannya’. Dlm ayat di atas dapat kita temukan bhw Yesus ingin kita utk punya banyak kesamaan dgn Bapa di dalam hal perbuatan terhadap org yg tdk benar. Ini tentu bicara mengenai mereka yg hidup dgn pola pikir mereka sendiri yg merugikan org lain, termasuk pd kita. Dari kerugian yg kecil hingga kerugian yg besar, dlm hal apapun, yg Yesus inginkan dr kita adalah mengasihi dan mendoakan ‘musuh’ kita. Ini digambarkan dg bagaimana Bapa menerbitkan matahari utk semua org, apakah dia org benar atau tidak. Berkat Tuhan hrs terasa utk semua org, baik dia org baik maupun org jahat. Tentu ini tdk mudah utk dilakukan secara manusia, tapi bila ada kasih Tuhan dlm diri kita, kita akan dimampukan utk melakukannya.

Melakukan sesuatu yg berlawanan dgn pola pikir org-org dunia, ibarat kita melawan arah dan tdk banyak org yg bersama dengan kita melakukan yg sama. Bagi org percaya, yang terpenting adalah penyertaan Tuhan, walau hanya sedikit dukungan dr manusia, Tuhan jauh lebih bernilai dibandingkan dukungan yg diberikan manusia. Biasanya orang yang melakukan ayat ini akan terlihat bodoh dan ‘lembek’, karena tdk membalas dgn cara yg sama dgn perlakuan org lain terhadapnya. Tdk melawan malah mendoakan, sesuatu yg diberi makna sbg kebodohan menurut cara berpikir duniawi, tp justru bagi org percaya, itu suatu kebanggaan karena menjd suatu kemiripan karakter dgn Bapa, kita mirip dgn karakter Bapa, spt seorg anak punya banyak kemiripan dgn orgtuanya. Kita harus jadikan sebuah kebanggaan jika kita menjadi pelaku firman Tuhan, sementara org duniawi sangat bangga dgn pola pikir duniawi mereka.

Pola pikir dan perbuatan mana yg ingin kita terapkan dlm hidup kita? Pilihlah pola pikir Bapa di surga, itu sebuah kebanggaan yang sangat ‘berkelas’.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.