Akibat Tersesat

DI 22122024

Yakobus 5:20 ILT3
biarlah dia mengetahui, bahwa orang yang mengembalikan seseorang yang berdosa dari kesesatan jalannya, dia akan menyelamatkan satu jiwa dari kematian dan dia akan menudungi banyak dosa.

Tersesat bisa diartikan berjalan di jalur yang salah hingga tdk mencapai tempat tujuan yg ingin dituju, berlawanan arah bahkan akibat dr ini bs menimbulkan bancaan yg tdk perlu sebenarnya.

Ada 2 hal yg terjadi ketika seseorg tersesat dr jalan yg salah, jalan yg bukan kebenaran, jalan yg tujuannya bukan keselamatan, tapi justru menuju maut, yaitu pertama, orang ini akan banyak melakukan dosa. Orang sesat tentu pikirannya berbeda bahkan melawan kebenaran Tuhan, yg adalah dosa menurut kebenaran Tuhan, dianggap sesuatu yg BKN dosa sehingga bebas dilakukan. Kecurangan dianggap normal, berdusta dianggap wajar utk menyelamatkan diri dr situasi yg buruk, dsbnya. Org yg tersesat jalan hidupnya akan bnyk melawan Tuhan, berani berbuat dosa & itu dilakukan tanpa rasa takut sama sekali. Pikirannya cenderung mengikuti kedagingan dan hawa nafsu semata, tdk terhubung dgn Tuhan dan menolak kebenaran firman-Nya, hidup semau dirinya sendiri dan menyukai hal duniawi. Org-org spt ini banyak kita lihat di sekitar kita, mereka menilai kita sebagai org yg sok suci dan mengumpat kita.

Kedua, mereka sedang menuju kematian yg kekal. Setiap orang pasti mati tubuh jasmani, tapi kematian selanjutnya mereka pasti tdk luput: “Tetapi orang-orang penakut, org-org yang tidak percaya, orang-orang keji, org-org pembunuh, org-org sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.” (Wahyu 21:8). Orang yg dibenarkan Tuhan akan luput dr kematian yg kedua ini, memperoleh hidup kekal. Mgkin selama di dunia, mereka terlihat hidup lebih mewah dari kita, tp nanti dlm kekekalan, kita yg akan berbahagia, sementara mereka yang menderita selama-lamanya. Tentu kita harus menolong mereka agar jangan trs tersesat & nanti mengalami kematian kekal, berdoalah dan jangkau mereka utk kembali ke jalan yg benar, jalan yg menuju hidup kekal.

Jagalah diri kita agar jgn tersesat, amatilah dgn teliti langkah-langkah hidup kita, jangan salah memilih jalan hidup, supaya nantinya kita menikmati sukacita hidup kekal.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.