DI 28112024
Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Persembahan yang hidup, sesuatu yg menjd sesuatu yg berbeda dg syarat persembahan menurut Taurat, dan ini sesuatu yg perlu utk kita pahami secara benar.
Dlm terjemahan KJV, kata persembahan ini sebenarnya adalah ‘sacrifice’ atau korban. Jadi keduanya berbeda, persembahan ialah sesuatu yg dibawa utk dipersembahkan, dan korban adalah jenis persembahannya yg dlm peruntukkannya utk dikorbankan sbg syarat tertentu. Dalam Taurat kita mengenal bnyk jenis persembahan, dan yg dipersembahkan jg ditentukan oleh Tuhan. Jadi apa makna dr mempersembahkan tubuh? Bukankah lebih dimengerti kalau yg dipersembahkan adalah hidup kita? Tubuh punya bentuk fisik, harus dijaga kesehatannya, kita perlu tubuh sehat supaya bs beraktifitas dgn baik dan lancar. Tapi apa istimewanya tubuh? Bukankah ini mengingatkan kita bhw tubuh ini tempatnya kedagingan dan hawa nafsu tinggal? Kalau utk dipersembahkan pd Tuhan, tdk boleh yg cacat dan hrs sesuai dgn syarat yang Tuhan telah tetapkan, supaya persembahannya itu diterima dan berkenan bagi Tuhan sehingga dampak dr persembahan itu akan dinikmati oleh kita.
Tubuh yg dipersembahkan, artinya dgn amat pentingnya kita ‘menyempurnakan’ tubuh ini menjd ‘sempurna’: menjadi kudus. Ini berarti kedagingan dan hawa nafsu negatif yg ada di dalamnya hrs disingkirkan. Dengan tubuh, kita banyak melakukan perbuatan dosa, dan Tuhan ingin tubuh ini kita gunakan bkn lagi utk terus menerus berbuat dosa, tetapi untuk beribadah pd Tuhan, menaklukkan tubuh kita utk tunduk pd kekudusan yg Tuhan inginkan, bukan hanya merdeka dr dosa, tetapi jg ada dlm kondisi yg sehat. Kekudusan tubuh, ini yg biasa kita kenal dgn ‘tahir’ yg sejalan dgn arti bersih. Tubuh harus tahir, jgn sengaja utk membiarkan penyakit bersarang di tubuh ini. Taklukkan kedagingan dan hawa nafsu yang negatif, spya tubuh ini menjd persembahan yang kudus dan berkenan di hadapan Tuhan. Hal ini Tuhan persamakan dgn ibadah, nilai yg tinggi dlm pengabdian kita pd Tuhan.
Apa yg kita hasilkan dari penggunaan tubuh kita? Harusnya ini jd perenungan kita selama kita hidup di dunia ini, tubuh perlahan pasti merosot kualitasnya, tetapi kita bs gunakan tubuh kita utk kemuliaan Tuhan.