DI 07012015
Amsal 6:20 NKJV
My son, keep your father’s command, And do not forsake the law of your mother.
Anakku, peliharalah perintah ayahmu, dan jangan meninggalkan/mengabaikan hukum ibumu.
Sbg orangtua kita hrs tahu bgmna mendidik dan menyiapkan hidup anak kita di masa depan, salah satunya adalah bgmna mengarahkan anak kita melakukan apa yg seharusnya.
Ayat ini membagi peran ayah dan ibu yaitu ayah yg membimbing/memimpin anaknya dlm hal praktis sedangkan ibu mengajar hukum ttg kehidupan. Ibu mengajar teorinya, ayah mengajar praktek dr teori yg diajarkan.
Tentu saja ayah dan ibu hrs memakai hukum yg sama dlm hal mendidik anaknya. Sepakat ttg aturan yg akan dipakai dan sepakat untuk saling melengkapi dlm mendidik anaknya. Perintah yg ayah ucapkan hrslah berdasarkan apa yg ibu telah ajarkan pd si anak. Hrs jd pelaku hukum, memberi teladan dan jgn ayah atau ibu sendiri melanggar aturan yg diajarkan pd anak.
Perintah seorg ayah haruslah menjadi ‘rambu’ penunjuk jalan bagi hidup anak-anak, bkn sekedar asal mengeluarkan perintah tanpa punya tujuan yg ingin dicapai tapi perintah yg dikeluarkan punya tujuan dan arahan yg jelas. Ayah membimbing anaknya utk patuh dan taat pada perintahnya tentu saja dg komunikasi yg baik, jelaskan mengapa hrs melakukan ini dan itu spya si anak mengerti mengapa ia hrs taat pd orgtuanya.
Ajarkan moral yg baik pd anak kita, tugas seorg ibu adalah menunjukkan nilai-nilai kehidupan yg baik, tdk bertentangan dg firman Tuhan maupun budaya yg berlaku di lingkungan di mana kita hidup. Ajarkan ttg sikap dan hal yg tdk boleh dilakukan, jelaskan alasannya dan berikan contoh yg ada spya anak mengerti apa yg diajarkan dan konsekuensinya jika melakukan pelanggaran.
Tentu kita ingin anak kita hidup bahagia nantinya, pny karakter dan sifat yg baik, mengerti sopan santun dan paling utama adalah mengasihi Tuhan dan melakukan perintah-Nya, itu hrs dimulai sejak masa kecilnya, di mulai dr sekarang.