DI 13012015
Amsal 3:33 NKJV
The curse of the Lord is on the house of the wicked, But He blesses the home of the just.
Kutuk dari Tuhan ada di atas (bangunan) rumah orang fasik, tapi Dia memberkati (keadaan) rumah orang benar.
Untuk sebuah rumah, kita harus paham bahwa ada 2 dimensi yg penting yaitu bangunan fisiknya ‘house’ dan suasana di dalamnya ‘home’. Ayat ini menggunakan 2 dimensi ini utk menggambarkan perbedaan kediaman org fasik dg org benar.
Kutuk ada di atas rumah ‘house’ orang fasik, artinya di atas rumahnya saja ada kutuk, pasti di dlm rumahnya suasana ‘home’ tdklah baik, di atas ada kutuk pasti di dlm rumah tdk ada kehadiran Tuhan. Sedangkan Tuhan memberkati ‘home’ orang benar, jadi nyata sekali kehadiran Tuhan dlm suasana rumah org benar.
Itulah alasan mengapa setiap rumah di mana kita tinggali perlu didoakan ketika kita baru akan menempatinya, spya Tuhan memberkati dan hadir dlm rumah itu. Bkn sekedar ‘membersihkan’ rumah dr pengaruh kuasa kegelapan dan kehadiran roh jahat, tp supaya nyaman tinggal di dlmnya krna Tuhan memberkati rumah kita.
Apakah rumah itu milik sendiri, kita mengontrak atau bahkan tempat kita kost, perlu kita doakan sblum kita mulai menempatinya. Kita tdk tahu apakah ada kuasa gelapnya, apa yg penghuni sblumnya perbuat dan apakah ada ritual ketika para tukang membangun rumah itu, semua hrs kita ‘sterilkan’ spya ketika kita menempatinya tdk mengalami kutuk atau kejadian yg buruk.
Jika rumah kita blm didoakan, mintalah dr pihak gereja utk melayani pemberkatan rumah, krna ini hal yg penting sekali.
Bkn berarti sekali diberkati maka rumah kita seterusnya ‘aman dan bersih’, kita sbg penghuni rumah bertanggung jawab atas suasana rumah kita sndri. Hrs ada aktivitas rohani di dlmnya: ada doa, pujian penyembahan dan semua yg tinggal di dlmnya menjaga kekudusan diri masing-masing, jgn lakukan sesuatu yg bs membuat ‘celah’ shga kutuk masuk dlm rumah kita. Berkati rumah kita.