DI 24062025
2 Korintus 8:22
Bersama-sama dengan mereka kami utus seorang lain lagi, yakni saudara kita, yang telah beberapa kali kami uji dan ternyata selalu berusaha untuk membantu. Dan sekarang ia makin berusaha karena besarnya kepercayaannya kepada kamu.
Dalam ayat ini, nama org yg diceritakan oleh rasul Paulus tdk disebut, namun keterangan yg didapatkan, org ini telah diuji berkali-kali dan kemudian banyak dilibatkan melayani bersama.
Utk melayani bukan hanya bermodal hasrat yg besar, keinginan utk melayani itu sesuatu yg baik, tapi perlu adanya suatu pembuktian keseriusan kita dlm melayani. Rasul Paulus berkata bhw org itu telah terbukti serius dan berkali-kali telah diuji. Sesuatu diuji krna ada hasil yg ingin dinilai. Dlm melayani ternyata seseorg perlu diuji oleh pemimpinnya, tidak asal diizinkan ikut melayani, tetapi hrs tahu kemurnian hatinya dlm ikut melayani. Hasil dr pengujian rasul Paulus ternyata orang ini sangat berguna dan didapati setia. Pd saat itu kekristenan baru berkembang, masalah dlm jemaat jg banyak, apakah seorg yakin ingin melayani, ataukah ada motif lainnya, ini yg nanti akan ketahuan saat berhadapan dg situasi yg terjadi. Org yg bermotivasi benar dlm melayani tentunya tetap setia mengikuti gerak pelayanan yg dilakukan pemimpinnya, dan hrs menunjukkan hasil yg baik.
Sesuatu yg menarik adalah mengapa nama org ini tdk disebut rasul Paulus? Di sini kita belajar bhw melayani itu bkn utk cari nama atau jadi terkenal. Zaman ini banyak hamba Tuhan yg ingin viral supaya banyak mendpt perhatian dr org banyak. Sengaja membuat konten mengomentari khotbah atau doktrin org lain, hingga lebih menonjolkan tentang kehebatan dirinya. Yg penting viral dulu, baru nanti bicara kualitas. Ada jg yg sengaja dgn menaruh nomor rekening dlm konten, siapa tahu ada dana yg masuk. Jika tulus hendak melayani di medsos, persiapkan dana dulu sebaik mungkin, jgn berharap pada kiriman uang transfer ke rekening. Itu jualan khotbah namanya. Ketulusan hati itu penting supaya apapun situasinya dlm pelayanan, kesetiaan itu tetap ditunjukkan dan tdk membuat celah org lain menemukan kesalahan hingga nanti nama baik menjd tercemar.
Melayani butuh pengujian supaya kita tetap setia dlm melayani, menghasilkan sesuatu yg berguna bagi jemaat, dan nana Tuhan yg dimuliakan.